Harianpilar.com, Bandarlampung – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung bersiap menjadikan Bandara Radin Inten II Branti sebagai embarkasi haji penuh tahun 2018 mendatang. Sejumlah prasarana dan sarana bandara dan asrama haji dilakukan revitalisasi, untuk memenuhi persyaratan pendukung embarkasi haji penuh.
Kesiapan Provinsi Lampung menjadi Embarkasi Haji Penuh di 2018 tersebut disampaikan oleh Asisten Bidang Pemerintah dan Kesra Heri Sulisyanto, Senin (15/5/2017) saat memimpin Rapat Koodinasi Persiapan Pemberangkatan Jamaah Haji Embarkasi Antara di Gedung Pusiban.
Sebagaimana yang disampaikan oleh Kementerian Perhubungan bahwa Provinsi Lampung merupakan embarkasi haji terbaik dari Kementerian Agama. “Beberapa persyaratan untuk embarkasi penuh pun telah terpenuhi, persyaratan itu diantaranya syarat administrasi dan kuota haji”,ujarnya.
“Sementara untuk fasilitas asrama, sejauh ini sudah terlaksana 80 persen. Untuk fasilitas asrama, saat ini kita telah memiliki 600 kamar, untuk menuju sempurna kita butuh 900 kamar. Tahun depan dari Kementerian juga akan membangun 3 lantai setaraf bintang 3 untuk 400 kamar.”
Sementara itu, Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Ahda Barori menyampaikan aspek untuk memenuhi menjadi bandara embarkasi haji penuh telah dilaksanakan oleh Pemprov Lampung.
Persyaratan pertama tentang jemaah sudah memenuhi persyaratan sebanyak 18 kloter dengan 7020 jemaah. Kemudian aspek bandara untuk penyempurnaan landasan dan pesawat sudah siap. Aspek selanjutnya, pembangunan asrama haji yang sudah 80% hampir selesai,” jelasnya.
“Kami bersyukur dengan rencana Lampung menjadi embarkasi haji penuh, karena jika Lampung menjadi embarkasi haji penuh maka akan mengurangi kepadatan di Bandara Halim. Mudah-mudahan persiapan Lampung menuju Embarkasi Haji penuh dapat terlaksana sesuai waktu yakni 2018.” (Ramona/Mar)









