oleh

Dendi Puji Satpol PP Pesawaran

Harianpilar.com, Pesawaran – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengapresiasi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kabupaten setempat. Satpol PP sebagai garda terdepan di daerah dalam menegakkan peraturan daerah dan penyelenggaraan ketertiban umum dan ketenteraman serta perlindungan masyarakat.

“Saya mengucapkan selamat ulang tahun Satpol PP ke-67 dan selamat HUT ke-55 Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas). Saya haturkan rasa bangga dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada anggota Satpol PP dan Linmas atas pengabdiannya dalam mengemban tugas-tugas dan memberikan perlindungan serta pelayanan yang tulus demi mewujudkan rasa tertib, tenteram dan aman kepada masyarakat,” kata Mendagri Tjahyo Kumolo dalam sambutan amanat yang disampaikan inspektur upacara Dendi Ramadhona, Senin (17/4/2017).

Menurut Dendi kemajemukan bukanlah hal yang asing dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Karenanya melalui sistem pasukan Satpol PP merupakan potensi besar yang harus dimanfaatkan. Dan hal tersebut bertambah kuat dengan pemanfaatan anggota Linmas dibawah pembinaan teknis Satpol PP dengan berbagai pelibatan kegiatan seperti deteksi dini, pengamanan, pertahanan, bencana dan lain sebagainya.

“Pada kesempatan ini saya menghimbau kepada segenap komponen pemerintahan untuk bersama-sama menjalin kerjasama yang masif dan kondusif agar ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan yang dapat memecah belah bangsa ini teratasi serta merubah paradigma dan meninggalkan pola pikir dari dilayani ke melayani ” ujarnya.

Lebih jauh dikatakan, dengan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah memberikan keleluasaan kepada daerah untuk membentuk Perda.

Dan untuk itu mesti dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya agar menghasilkan perda yang inovatif, kreatif dan implementatif namun tetap berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan dan tidak bertentangan dengan prinsip Negara Kesatuan Republik lndonesia (NKRI). Dari sebab itu, kata Mendagri kualitas instansi penegak Perda yaitu Satpol PP wajib diperkuat baik sarana prasarana, sumber daya manusia, maupun anggarannya agar Perda-perda buah pemikiran demokrasi daerah dapat ditegakkan.

“Dalam usianya yang semakin matang, Satpol PP yang didukung oleh kekuatan Linmas haruslah dimanfaatkan secara optimal. Untuk itu, saya mendorong keterlibatan Satpol PP dalam komunitas intelijen daerah agar informasi-informasi dapat direspon secara cepat dan tepat mengingat Satpol PP dan Linmas merupakan salah satu komponen yang sehari-hari bersinggungan langsung dengan masyarakat,” ulasnya.

Untuk itu sambungnya, Kemendagri telah memutuskan untuk mengembangkan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Satpol PP yang dipusatkan di Rokan Hilir Riau dimulai pada tahun 2017 ini. Hal itu bertujuan agar kualitas anggota Satuan Polisi Pamong Praja dapat terukur dan terarah.

“Saya berharap kepada para Kepala Daerah untuk dapat mendukung pengembangan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Satpol PP ini dengan penyediaan anggaran dan kesiapan aparaturnya untuk dilatih dan dididik agar menjadi Polisi Pamong Praja yang handal berwawasan luas dan mampu menjalankan tugas dan kewajibannya,” urainya. (Fajmi/Mar)