Harianpilar.com, Tanggamus – Diduga karena rem blong sebuah truk menabrak dan menyeret sebuah mobil kijang dan sepeda motor, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa naas itu, namun pengendara sepeda motor harus dievakuasi ke RSUD Kotaagung karena luka dibagian kakinya.
Kejadian Lakalantas tersebut hanya berjarak sekitar 10 meter dari lokasi billboard, terjadi kecelakaan lalulintas (lakalantas) antara satu unit truk bernomor polisi BD 8218 GK dengan Toyota Kijang LGX warna silver berpelat merah BE 31 V. Truk dikemudikan oleh Heriansyah sementara mobil dinas dikemudikan oleh Takdir, selaku Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kantor Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Kotaagung Utara.
“Saya tadi sudah pelan-pelan, kan tadi sedang ramai karena ada kejadian yang kesetrum itu. Saya bersama istri dan cucu, dari arah Kotaagung ke Gisting. Truk itu dari arah berlawanan. Seharusnya kan truk itu berhenti untuk antre menunggu giliran. Karena tadi polisi memberlakukan sistem buka tutup. Ini begitu giliran saya maju, kok truk itu malah masuk jalur saya dan bukannya mengerem tapi malah menghantam mobil saya. Ya untungnya kami nggak ada yang luka,” ujar Takdir saat ditemui dilokasi kejadian malam itu, Selasa (10/4/2017).
Kapolsek Kotaagung AKP Syafri Lubis dan personel Satuan Lalulintas serta Dishub Tanggamus yang masih siaga di tempat kejadian perkara, langsung berlari menuju sumber suara benturan. Selain menyeruduk mobil dinas, satu pengendara sepeda motor pun turut jadi korban. Karena mobil Takdir terdorong mundur, motor Yamaha Jupiter merah bernomor polisi BE 3716 VJ yang dikendarai seorang pemuda, nyaris terjepit dan masuk kolong mobil Kijang. Beruntung pengendara motor itu pun hanya luka ringan.
“Lakalantas itu tadi murni kesalahan pengemudi truk. Sopir mengakui, bahwa rem mobilnya tidak berfungsi. Sopir truk dalam perjalanan dari bengkel untuk memperbaiki remnya. Namun belum normal sepenuhnya, dia memaksakan untuk melaju di jalan raya. Ini kan sangat berbahaya. Bayangkan saja kalau tidak menghantam mobil Kijang ini, mungkin sudah banyak motor dan pejalan kaki yang tertabrak karena rem truk tidak berfungsi. Apalagi ini tadi banyak warga di pinggir jalan, yang penasaran melihat evakuasi korban kesetrum. Kedua mobil saat ini kami amankan di Kantor Samsat Kotaagung,” tandas mantan Kapolsek Selagailingga, Lampung Tengah itu. (Agus/Imron)









