Harianpilar.com, Tanggamus – Wahyu Febrian (25) warga Pekon Banding Agung, Kecamatan Talang Padang, Tanggamus nyaris tewas lantaran terseret arus pantai badak muli, Pekon Badak, Kecamatan Limau pada Minggu (26/3/2017) sekitar pukul 14.30 Wib.
Kapolsek Limau Iptu Rukmanizar mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Ahmad Mamora menjelaskan, Wahyu bersama ke empat temannya, yakni Ikbal (19), Arta Bima Ronaldo (18), Wahyu Persiba (19) dan M. Galih Algofur (19), berlibur kepantai badak muli, Limau, Tanggamus. Setibanya, ke limanya langsung mandi di pantai. Kemudian, ombak besar datang dan menyeret korban hingga ke tengah dan tenggelam.
Beruntung, saat kejadian disekitar lokasi ada warga setempat bernama Marwani (35) yang mendengar jeritan minta tolong. Mawardi langsung menyelam mencari korban, tak lama kemudian, korban berhasil di selamatkan dan dibawa kepinggir pantai.
“Korban langsung dibawa ke rumah Perawat Darma Tasiyah yang berada di Pekon Badak. Dan kondisi Wahyu sekarang sudah siuman dan membaik. Untung saja, dilokasi ada warga,” kata Rukmanizar.
Korban saat ini masih menjalani perawatan hingga kondisinya kembali normal. Saat ini kondisi korban masih trauma atas insident yang nyaris memutus kehidupannya. Setelah sembuh, korban baru boleh pulang ke rumah keluarganya.
“Ya ini sih jadi pelajaran kita bersama, kalau mau berenang dipantai, itu harus lihat kondisi dulu. Apakah ombak besar atau tidak, jika besar maka jangan nekat mandi, karena pasti disertai dengan arus bawah luat yang kencang. Nah itu yang berbahaya, jadi dari pada hilang nyawa, mendingan tidak usah mandi,” imbuhnya. (Agus/Mar)









