Harianpilar.com, Tanggamus – Sebuah mobil truck merek Toyota Dyna dengan plat BE 9370 BN terguling di Jalan Liantas barat (Jalinbar) sekira pukul 00.30 Wib, di Jalinbar Pekon Umbul Buah, Kecamatan Kotaagung Timur, Kabupaten Tanggamus, Senin (20/3/2017). Dua dari Tujuh penumpang tewas dalam peristiwa tersebut.
Mobil truck yang membawa 12 ribu batu bata dari Pekon Wayharong Kecamatan Kedondong Kabupaten Pesawaran menuju Kecamatan Bandar Negeri Semuong (BNS) Kabupaten Tanggamus, dan berisi 7 orang pekerja berikut supir itu terguling dan menghantam tempat billyard milik Mirza, warga pekon setempat, dan menewaskan dua orang penumpang mobil sekaligus sebagai pekerja, diketahui bernama Erwin dan Ijal yang berada dibak belakang mobil.
Menurut penuturan Hi. Muron (51) sopir mobil truck, dirinya bersama enam orang rekannya berangkat dari Pesawaran menuju BNS untuk menghantarkan pesanan batu bata dari rekannya Nurdin yang juga turut ikut dalam mobil tersebut. Sesampainya di tempat kejadian, tiba-tiba mesin mobil mati dan rem tak berfungsi. Alhasil, sopir truck membanting stir kekanan dan menghantam pohon yang kemudian memporak porandakan tempat billyard.
“Saya bersama tujuh orang. Yang duduk didepan itu, saya, Nurdin dan Wanto. Sementara yang dibelakang, ada Ijal, Erwin, Yayan dan Hendra. Nah yang meninggal Ijal dan Erwin,” ujar Muron, saat ditemui di RSUD Kota Agung seusai menjalani pengobatan. Senin (20/3/2017).
Sementara itu, Ari perawat Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Kota Agung mengatakan, Ijal dan Erwin meninggal dunia lantaran mengalami luka yang cukup parah dibagian kepala dan dada. Sementara Hi. Muron, Nurdin, Hendra, Yayan dan Wanto mengalami luka yang bisa dibilang berat.
“Untuk Hi. Muron akan kita rujuk ke RSUD Abdoel Moloek Bandar Lampung untuk pemeriksaan intensif dibagian kepala dan dada yang dikeluhkan korban mengalami sesak dan sakit, sementara untuk Nurdin akan dironsen untuk memastikan adanya cidera patah kaki,” jelas Ari.
Terpisah, Kanitlaka Bripka Rudi Prawira mewakili Kasat Lantas Polres Tanggamus AKP Sopyan membenarkan adanya lakalantas di jalinbar Pekon Umbul Buah, Kecamatan Kota Agung Timur, pada Senin (20/3) dini hari. Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan keterangan saksi dan korban, lakalantas ini murni kecelakaan tunggal yang diakibatkan mesin mati secara mendadak dan rem blong 100 meter dari lokasi kejadian.
“Mobil truck itu berangkat dari jam 22.00 Wib dari Pesawaran menuju BNS Tanggamus untuk menghantarkan pesanan batu bata. Kerugian sementara ditaksir mencapai Rp150 juta. Dan untuk dua korban yang meninggal dunia sudah dipulangkan ke kediamannya untuk dikebumikan. Dan lima korban lainnya masih menjalani perawatan di RSUD Kota Agung,” pungkas Rudi,
Kanitlaka juga berharap agar dititik rawan terutama di tempat tergulingnya mobil tersebut agar dibangun jalur penyelamatan, mengingat ditempat tersebut sudah sangat sering terjadi kecelakaan serupa bahkan sudah banyak memakan korban.
“Lintasan itu jalanya menurun dan menikung tajam, dan sudah sangat sering terjadi kecelakaan serupa dan rata-rata penyebabnyapun sama karna rem blong, dan hampir disetiap tahunya bisa dikatakan ada korban kecelakaan di tikungan itu, bahkan masyarakat sekitarpun hampir tidak kaget lagi bila ada kecelakaan disana, karena sudah sangat sering, jadi sudah sepantasnya Pemkab Tanggamus mengupayakan agar dibangun jalur penyelamatan, supaya kejadian serupa tidak terjadi lagi,” harap Rudi. (Agus/Mar)









