Harianpilar.com, Lampung Tengah – Komisi I DPRD Kabupetan Lampung Tengah (Lamteng) menggelar hearing dengan PT Great Giant Pineapple (GGP) terkait masalah pembaharuan Surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) PT tersebut, Senin (23/03/2017).
Hearing tersebut dilakukan guna menggenjot peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lamteng. Dalam hearing tersebut Komisi I DPRD Kabupaten Lamteng melakukan penertiban pembaruan Surat IMB PT. GGP dan perusahaan menengah ke atas lainnya serta seluruh Rumah Sakit yang ada di Kabupaten Lamteng.
Ketua Komisi I Rusliyanto, mengatakan, tujuan hering tersebut ialah meminta kepada perusahaan-perusahaan besar untuk memperbaharui IMB kembali. “Kita minta kepada perusahaan agat cepat memgurus pembaharuan IMB-nya dan jika perusahaan belum memasukkan IMB agar membuat IMB. Tujuan hearing adalah meminta kepada perusahaan-perusahaan besar untuk memperbaharui IMB kembali, yang mana belum dimasukkan IMB kita minta untuk perusahaan tersebut membuat IMB nya,” bebernya.
Lanjutnya, kepada perusahaan yang akan memperbaharui IMB diharapkan dapat mencamtumkan seperti lahan parkir yang telah permanen, lapangan olahraga, maupun pagar bangunan. “Kita harapkan kepada perusahaan agar dapat mencantukan dalam IMB seperti lapangan, lahan parkir yang sudah permanen serta pagar,” lanjutnya.
Komisi I DPRD Lamteng juga akan turun dan mengecek langsung ke Perusahaan-perusahan serta Rumah Sakit yang ada di Lamteng apakah masih ada bangunan yang masih belum memiliki surat IMB-nya. “Kita akan terus melakukan sidak kebeberapa perusahaan dan rumah sakit, untuk mengecek sudah memiliki IMB atau belum, karena target komisi I DPRD Lamteng di akhir bulan tiga ini semua urusan surat Izin harus sudah selesai,” tutup Rusliyanto.
Sementara Kepala Bagian Liger PT. GGP yang enggan namanya disebutkan menyampaikan, sampai saat ini PT. GGP sudah memiliki lebih dari sekitar 38 Surat IMB yang sudah terdaftar disatu pintu Kabupaten lamteng. “Jika kami di haruskan untuk memperbaharui Surat Izin IMB ini kami siap untuk memperbaharuinya, gada masalah,” tukasnya. (Edy/Mar)









