Harianpilar.com, Pesawaran – Pemerintah Daerah Pesawaran, salurkan bantuan terhadap korban bencana banjir. Bantuan langsung diberikan Bupati Pesawaran H Dendi Ramadhona, bersama Bank Lampung dan forum CSR, Jumat (24/2/2017). Tiga desa wilayah Kecamatan Negeri Katon, yang menerima bantuan tersebut yakni, Desa Kagungan ratu, Desa Kalirejo dan Desa Purworejo.
Dendi Ramadhona yang didampingi Asisten I, Kadis Sosnakertrans, Kepala BPBD, Kabag Protokol., Camat Negeri Katon, Kades Lagungan ratu, Kades Kalirejo dan Kades Purworejo, menyatakan jika musibah banjir bandang telah mengahantam di delapan Kecamatan Kabupaten Pesawaran. Dan tidak hanya Pesawaran saja, menurutnya banjir bandang yang terjadi beberapa waktu lalu turut melanda sejumlah wilayah di Provinsi Lampung.
“ Kemarin saya memang belum masuk ke sini. Mengingat air masih begitu besar, dan belum ada perahu karet,” kata Dendi, saat mengunjungi sekaligus memberikan bantuan secara simbolis berupa sembako dan selimut dari Kementrian Sosial RI.
Selanjutnya, bupati muda itu mengungkapkan, selain intensitas curah hujan tinggi hingga meluapnya air sungai. Banjir bandang yang terjadi disebabkan hutan gundul. “Ini adalah cobaan bagi kami Pemkab Pesawaran dengan DPRD, ke depan kita akan perbaiki. Jadi bagi siapa saja saudara-saudara digunung tolong jangan sampai nebang pohon lagi,” kata Dendi, seraya mengimbau bagi masyarakat yang berada di pinggiran sungai bila hujan supaya cepat mengungsi ke tempat yang aman.
Sementara berdasarkan data Dinas Sosnakertrans Kabupaten Pesawaran kerusakan yang diakibatkan banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah dikabupaten pesawaran beberapa waktu berkisar 7298 rumah.
Sementara, Dinas Kesehatan (Diskses) Pesawaranjuga menyalurkan bantuan bagi korban banjir. Sebanyak 1247 colie/dus yang terbagi dalam biskuit MP-ASI sebanyak 506 dan biskuit BUMIL KEK sebanyak 741 bantuan Direktorat Gizi Masyarakat, Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementrian Kesehatan RI, didistribusikan ke sejumlah wilayah Pesawaran.
Menurut Kadiskes, Harun Tri Djoko, bantuan berupa makanan pendamping air susu ibu (MP-ASI) diperuntukkan bagi balita berumur 6 bulan hingga 2 tahun. “ stock bantuan makanan biskuit ini untuk 3 hari kedepan. Dan mengingat air tercemar dan kompor juga susah dicari, makanan biskuit hari ini akan segera kita salurkan “ ungkap Harun di kantornya, belum lama ini.
Selain itu sambungnya, pihaknya telah menyalurkan obat-obatan bagi korban bencana. Dimana sebelumnya juga pihaknya telah menyalurkan pada sejumlah posko kesehatan yang ditempatkan di daerah terkena banjir. Kemudian terkait penanggulangan terhadap kebutuhan air bersih, pihak diskes menyalurkan kaporit. (Fahmi/Juanda)









