Harianpilar.com, Bandarlampung – Terkait aksi sejumlah warga terhadap kerusakan ruas jalan Tanjungkari, Metro, yang sempat menjadi viral di media sosial (Medsos) ‘Wisata Gratis Jeglongan Sewu’ akhirnya mendapatkan respon dari Dinas Bina Marga (DBM) Provinsi Lampung dengan menggelontorkan dana sebesar Rp 10,8 miliar untuk perbaikan jalan tersebut.
Sekretaris Dinas Bina Marga (DBM) Provinsi Lampung Rony Witono mengatakan, tahun ini Pemprov Lampung telah mengalokasikan dana sebesar Rp10,8 miliar untuk memperbaiki ruas jalan Tanjung Kari, Metro. Angka tersebut meliputi Rp9 miliar untuk pembangunan dan Rp1,8 miliar untuk pemeliharaan.
“Kami sesegera mungkin memperbaiki ruas jalan Metro-Tanjung Kari. Dananya sudah memang dianggarkan,” ujar Rony, Senin (6/2/2017).
Soal kapan perbaikan dilaksanakan, Rony menjelaskan bahwa semua tergantung kebijakan Gubernur Lampung M Ridho Ficardo dalam mutasi pejabat. Pasalnya, saat ini belum ada pejabat definitif di bawah level kepala dinas.
“Kami masih menunggu pejabat definitif. Yang pasti, DBM sesegera mungkin running (melaksanakan) perbaikan jalan begitu sudah ada kepastian pejabat terkait,” imbuhnya.
Dia menjelaskan, ruas jalan Metro-Tanjung Kari merupakan jalan provinsi sepanjang 24,251 km. Per Desember 2016, jalan tersebut dalam kondisi mantap sebesar 79,38 persen. Artinya, kondisi jalan jelek hanya berkisar 20 persen.
“Nah, yang 20 persen itulah yang masih menjadi PR (pekerjaan rumah) kami. Pada 2016 lalu, kami sudah menggelontorkan dana Rp6 miliar untuk perbaikan dan pemeliharaan ruas jalan Metro-Tanjung Kari,” terang Rony. (Ramona/Juanda)









