oleh

Pembobol Counter HP Dibekuk

Harianpilar.com, Tulangbawang – Team khusus anti bandit (Tekab) 308 Polres Tulangbawang dan Polsek Tulangbawang Udik, membekuk empat remaja pembobol konter hp. Satu dari ke empat pelaku bertatus pegawai honorer di kantor pemadam kebakaran (Damkar), Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba).

Tersangka bernama Ahmad Efendi (19), warga Tiyuh Sumber Rejo, Kecamatan Tumijajar, Tubaba. Tersangka lainya yakni Fani (17), warga tiyuh daya asri Rk 2 Kecamatan Tumijajar, dan Yudha Pratama (18), Kelurahan Daya Murni LK 4 Kecamatan Tumijajar. Satu tersangka lagi atas nama M. Idham Al Rasid (16), berstatus pelajar. Warga tiyuh daya asri, Tumijajar.

Kasatreskrim Polres Tulangbawang AKP Efendi menuturkan, ke empat pelaku dibekuk sekitar pukul 03.30 wib, Senin (30/01/2017). Para tersangka dibekuk polisi tak lama usai membobol konter hp milik Nurkhoiri (33), warga dayamurni.

“Kita dapat laporan di tiyuh daya asrik Rk 02 Kecamatan Tumijajar telah terjadi Curat counter. Korbanya atas nama Nurkhoiri. Malam itu juga langsung kita buru,” terang Efendi, Selasa (31/01/2017).

Perburuan komplotan pembobol hp itu pun membuahkan hasil. Efendi mengatakan, ketika itu anggota yang tengah berpatroli diwilayah Tumijajar mendapati ada dua orang yang tengah berkeliaran di jalan. Karena curiga, polisi lalu menginterogasi kedua orang tadi. Belakangan diketahui, keduanya bernama Idham dan yudha.

“Anggota lalu berhenti dan menginterogasi kedua orang tadi. Saat di introgasi itulah salah satunya memberitahukan bahwa dua orang temannya sedang melakukan pencurian disebuah konter yang berada tiyuh daya asri,” beber Efendi.

“Langsung dikejar dan alhamdulilah berhasil menangkap para pelaku. Salah satu pelaku atas nama Fani berusaha melarikan diri dan terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas dipaha bagian kanan,” paparnya.

Setelah diinterogasi, dua pelaku atas nama Yuda dan Idham mengaku pernah melakukan pencurian di kantin dan ruang musik SMA PGRI daya asri. Dari hasil pengembangan keterangan Yuda dan Idham, Polisi berhasil membekuk tiga pelaku yang turut serta mencuri di SMA PGRI Daya asri. Ketiganya yakni Safaat Khoirudin alias Aat (19), Tri Wahyono, dan Agus Santoso. “Dari hasil interogasi Pani juga mengaku pernah melakukan pencurian uang Rp 2 juta di rumah bang jul pecah belah,” beber Efendi.

Dari tangan para tersangka berhasil disita barang bukti berupa HP seken berbagai merek sebayak 18 buah, Power beng sebanyak 8 buah. Lalu Flash disk 5 buah, Memory card 3 buah, kartu perdana 9 buah, MP 3 2 buah. Polisi juga menyita satu buah tang warna merah, satu buah obeng warna silver, tas warna hitam 2 buah. “Turut juga disita satu unit motor yamaha mio warna ungu hitam tanpa plat. Satu unit gitar dan tiga buah tabung gas,” tandas Efendi. (Merizal/Iman)