Harianpilar.com, Bandarlampung – Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di lima kabupaten yakni, Pringsewu, Mesuji, Tulangbawang, Tulangbawang Barat dan Lampung Barat, seluruh kader partai Demokrat diminta untuk bekerja keras untuk memenangkan ke lima pasangan calon (Paslon) bupati-wakil bupati, yang akan dipilih pada tanggal 15 Februari 2017 mendatang.
Ke lima pasangan calon yang diusung Demokrat di antaranya, Pringsewu Sujadi-Fauzi, Lampung Barat Edi Irawan Arief-Ulul Azmi Soltiansa, Mesuji Khamami-Sapli, Tulang Bawang Hanan.A.Rojak-Heri Wardoyo, dan Tulang Bawang Barat Umar Ahmad-Fauzi Hasan.
Sekretaris DPD Partai Demokrat Lampung Fajrun Najah Ahmad mengatakan, sesuai instruksi Ketua DPD PD Lampung M. Ridho Ficardo, pada Pilkada pertengahan Februari nanti, seluruh kader PD diminta bekerja keras guna memenangkan calon yang diusung, dan pekan depan DPD akan menggelar rakor dengan pimpinan 15 DPC PD se-Lampung di kantor DPD Partai Demokrat.
“Mengenai harinya, masih menunggu keputusan ketua (Ridho Ficardo). Tapi intinya, kami akan segera lakukan pergerakan kerja politik pamungkas menyambut pilkada bulan depan,” ujarnya melalui telepon selulernya, Minggu (29/1/2017)
Lebih lanjut Fajar panggilan akrabnya menjelaskan, selain agenda pilkada, dirinya juga mengingatkan agar seluruh anggota Fraksi Partai Demokrat di DPRD provinsi maupun kab/kota untuk dapat hadir pada 7 Februari mendatang di JCC Senayan Jakarta.
“Kalau dari DPD yang wajib hadir adalah ketua, sekretaris, bendahara dan direktur eksekutif daerah, Apa yang diperintahkan DPP hukumnya wajib diikuti dan dilaksanakan oleh seluruh kader, itu sebabnya semua yang ditunjuk ya harus hadir tanpa kecuali, Apalagi direncanakan, disela-sela acara rapimnas tersebut Ketua DPD akan memimpin langsung rakor dengan pimpinan DPC dan seluruh anggota FPD DPRD se-Lampung terkait dengan kesiapan menghadapi masa pencoblosan pada 15 Februari mendatang” ujarnya.
Terkait dengan kesiapan menghadiri Rapimnas PD, Fajar menegaskan, Ketua DPC PD di 15 kab/kota se-Lampung bertanggungjawab penuh dalam menghadirkan seluruh anggota fraksinya.
“Kami terus koordinasi dengan DPC. Kalau ada anggota fraksi yang tidak hadir, tentu Ketua DPC yang harus bertanggung jawab,” pungkasnya. (Fitri/JJ)









