oleh

Warga Tiga Kecamatan Keluhkan LPJU

Harianpilar.com, Tanggamus – Akses jalan penghubung kecamatan antara Pekon Sukabanjar, Kecamatan Kotaagung Timur hingga Pekon Ketapang, Kecamatan Limau, serta Kecamatan Cukuh Balak, Tanggamus, pada malam hari masih gelap gulita. Kondisi itu diakibatkan belum adanya Lampu Penerang jalan Umum (LPJU) yang terpasang.

Muslihan (43) warga Pekon Ketapang, Kecamatan Limau mengatakan belum terpasangnya LPJU di ruas jalan yang juga penghubung ke Kecamatan Cukuh Balak tersebut, tentu sangat membahayakan terlebih pada saat malam hari, karena kanan serta kiri sisi jalan banyak terdapat jurang yang dalam, selain belum terpasangnya LPJU lanjutnya disepanjang jalan juga masih minim terpasang rambu-rambu lalu lintas yang akan membantu pengendara pada malam hari.

“Kami, sangat mengharapkan kepada dinas terkait agar segera mengusulkan lampu serta rambu lalu lintas, karena kondisinya pada malam hari ruas jalan sangat gelap sekali, dan membuat pengendara harus berhati-hati ketika melintas,”kata Muslihan, Selasa (23/1/2017).

Selanjutnya Muslihan juga menuturkan, masyarakat Limau dalam hal ini sangat terbantu dengan telah diperbaikinya ruas jalan di kecamatan tersebut hingga mempermudahkan akses warga, namun disisi lain, diperbaikinya jalan tersebut menurutnya hendaknya harus dilengkapi dengan LPJU maupun rambu lalu lintas, karena pengendara khususnya masyarakat yang belum pernah melintas dijalan tersebut akan berhati-hati.

“Kendaraan melintas cukup ramai, karena akses ini juga menuju ke kecamatan Bulok, Pugung, serta Cukuh Balak, karena selain kondisinya sepi juga dapat mempersingkat waktu jika dibandingkan harus melalui jalan utama,” ujarnya.

Lebih lanjut dipaparkan Muslihan bahwa, melintas dijalan tersebut hanya dapat penerangan takkala melintas di perkampungan saja, itupun dikarenakan terbantu dengan lampu rumah penduduk, akan tetapi setelah melewati perkampungan kondisi jalan akan gelap gulita, hal itu karena jarak antara pekon yang masih jauh bahkan harus melalui hutan dan perkebunan.

“Paling tidak titik-titik yang dipasang LPJU, yang memang terdapat banyak jurang, tanjankan serta area perkebunan, dan tempat lainya ini agar masyarakat yang melintas tidak merasa was-was khususnya malam hari, karena jujur saya juga masih belum berani jika harus melintas sendirian, jika ada keperluan dimalam hari,” tandasnya. (Agus/JJ)