oleh

Kades Diminta Awasi Peredaran Narkoba

Harianpilar.com, Lampung Selatan – Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan meminta kepada seluruh kepala desa/kelurahan memasang mata dan telinga terkait perkembangan situasi di wilayahnya masing-masing khususnya terkait terorisme, narkoba, murah dan kejahatan konvensional lainnya.

“Kepala Desa  merupakan ujung tombak atau mata dan telinga pemerintah Kabupaten, oleh karena itu harus dapat melakukan deteksi dini dan pencegah dini atas setiap perkembangan situasi di wilayah masing-masing khususnya yang berkaitan dengan terorisme, narkoba, minuman keras dan kejahatan konvensional lainnya,” tegas Zainudin pada saat Apel besar Bhabinkamtibmas di lapangan Korpri Pemda setempat, Rabu (11/1/2017).

Zainudin Hasan mengatakan,  Babinsa dan kades/lurah dalam rangka menciptakan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat guna mendukung terlaksananya pembangunan di Kabupaten Lampung Selatan, keberadaan personil Bhabinkamtibmas dan Babinsa sangat dibutuhkan di tengah-tengah masyarakat, khususnya di tingkat desa/kelurahan.

Terlebih gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di daerah lain di Indonesia saat ini cenderung meningkat. Tentunya diperlukan adanya kesamaan persepsi visi dan misi dalam rangka melindungi masyarakat.

“Oleh karena itu saya berharap melalui apel besar ini kita dapat selalu menyatukan derap langkah kita secara bersinergi, bekerjasama, bahu membahu dan saling bergandengan tangan dalam mengatasi masalah-masalah yang mungkin saja akan terjadi di tengah-tengah masyarakat,” katanya.

Dia juga menambahkan, apabila Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Kades/lurah dapat bersinergi dengan baik dan dapat melakukan komunikasi secara intensif, maka upaya untuk mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusifitas di wilayah hukum Kabupaten Lampung Selatan akan dapat terlaksana.

“Untuk mewujudkan itu semua tentu diperlukan transparansi, sinergi dan harmonis antara tiga pilar ini dalam menyelesaikan suatu permasalahan. Komitmen untuk mewujudkan Kamtibmas, kemitraan membangun interaksi yang baik, akuntabibitas penerapan asas pertanggung jawaban, partisifasi secara aktif dan proaktif terhadap segala kegiatan pelayanan terhadap masyarakat,” tambahnya.

Zainudin juga melanjutkan, tiga pilar ini harus dapat menghilangkan ego sektorak dan laksanakan saling tukar informasi guna mendukung tugas pokok masing-masing, sehingga terciptanya suasana kondusif di wilayahnya. Selain itu tiga pilar ini juga harus menjadi contoh maupun suri tauladan bagi masyarakat dan warga binaannya dengan menjadi solusi atas setiap kesulitan masyarakat dengan cara melaksanakan tugas dengan hati ikhlas dan tulus memberikan pengabdiannya kepada masyarakat.

“Selain itu juga haruslah menjadi pelopor keberagaman dan toleransi ditengah kehidupan bermasyarakat serta menjauhi kegiatan politik praktis yang dapat memecah belah masyarakat,” pungkasnya. (Saiful/Mar)