Harianpilar.com, Tulangbawang Barat – Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) cabang kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Yudo Utomo, mengatakan ada informasi bahw para guru akan melakukan demo menuntut pencairan dana sertifikasi.
Demo dilakukan untuk menuntut pencairan dana sertifikasi triwulan keempat tahun anggaran 2016 kepada 1.270 orang guru di Tubaba yang hingga kini belum menerima dana peningkatan mutu pendidikan bagi guru tersebut.
“Ya, Isu demo sempat beredar, tapi sudah saya jelaskan ke dinas pendidikan bahwa itu tidak benar,” kata Yudo, di ruang kepala kerja SMPN 05 Tulangbawang Tengah, Rabu (11/1/2017).
Ia, menduga munculnya aksi demo tersebut buntut dari belum adanya kepastian dari pemerintah daerah kapan dana sertifikasi senilai lebih dari Rp4 miliar belum tersalurkan ke rekening masing-masing guru.
Ketua PGRI ini mengutip hasil rapat yang dilakukan antara MKKS dan dinas pendidikan setempat di SMPN 1 Mulyaasri, yang di hadiri langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan, Khoirul Amri, pada pekan lalu.
“Di situ kadis menyampaikan bahwa dana telah siap disalurkan, karena dari Badan Keuangan Daerah sudah masuk ke rekening pihak ke tiga sebagai penyalur ke rekening masing-masing guru, saya berharap rekan-rekan guru dapat bersabar,” ujarnya.
Sebelumnya, Dinas Pendidikan Kabupaten Tubaba memastikan tunjangan sertifikasi guru sudah ditransfer sebelum akhir tahun ini. Guru di Tubaba yang akan mendapat tunjangan sertifikasi sebanyak 1.274 orang.
“Banyak teman-teman yang bertanya-tanya juga kenapa sampai mau habis tahun, belum juga cair. Padahal biasanya awal atau pertengahan Oktober sudah turun,” kata guru SMPN 1 Gunungterang, Rahman.
Sekertaris Disdik Dinas Pendidikan Tubaba, Dalhami memastikan bahwa hak guru akan segera dicairkan sebelum pergantian tahun 2016. “Tahun ini memang terlambat, dan ini tidak hanya terjadi di Tubaba. Disdik sudah melakukan proses pengajuan pencairan sertifikasi triwulan terakhir 2016 pada Jum’at pekan lalu,” ujarnya.
Ia berharap guru dapat bersabar dan tetap menjalankan tugasnya seperti biasa sambil menunggu Dinas Pengelolaan Kekayaan dan Aset Daerah (DPPKAD) mencairkan dana sertifikasi.
Kepala bidang Peningkatan Mutu Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (PMPTK) Disdik Tubaba, Jumadi memastikan dana tunjangan sertifikasi akan segera dicairkan paling lambat minggu ketiga Desember ini. “Mudah-mudahan pihak DPPKAD dapat mempercepat proses pencarian dana itu ke rekening penerima,” ujarnya
Penerima tunjangan sertifikasi di Tubaba adalah pengawas 46 orang, guru TK 7 orang, guru SD 828 orang, guru SMP 219 orang, guru SMA 131 orang, dan guru SMK 41 orang. Menurut dia, total dana yang dicairkan untuk sertifikasi triwulan IV mencapai Rp4.696.372.300. (Lis/Mar)









