Harianpilar.com, Lampung Timur – Angin puting beliung melanda Desa Labuhanratu, Kecamatan Pasirsakti, Rabu (4/1/2017) petang. Sejauh ini belum diketahui berapa jumlah rumah dan tanaman yang rusak akibat bencana alam tersebut. Penuturan Man, warga setempat bahwa angin puting beliung terjadi Rabu (4/1/2017) sore.
Menurutnya sore tadi hujan disertai angin kencang. “Angin puting beliung terjadi waktu hujan turun, warga ada yang memfoto dan merekam videonya,” kata dia kepada Saibumi.com, malam ini.
Sementara itu, Kapolsek Pasirsakti AKP Kusnen membenarkan informasi musibah angin puting beliung. Pihaknya masih melakukan pendataan kerusakan yang ditimbulkan bencana alam ini. “Informasinya begitu, tetapi kami mau turun lapangan kondisi cuaca masih hujan disertai petir,” ujarnya.
Sebelumnya, peristiwa serupa juga menimpa Desa Mengandung Sari Kecamatan Sekampung Udik. Sedikitnya empat rumah warga mengalami rusak berat dan puluhan rumah lainnya rusak ringan.
Kapolsek Sekampung Udik AKP Yusvin A saat dihubungi di Lampung Timur, Sabtu pagi, membenarkan kejadian bencana angin puting beliung di Desa Mengandung Sari pada Jumat (2/9/2016) sekitar pukul 16.00 WIB.
“Kejadiannya Jumat kemaring sekitar pukul 16.00 WIB. Kronologis dari keterangan warga sebelum kejadian itu, ada hujan petir dan angin bertiup cukup kencang,” ujarnya pula.
Akibat kejadian tersebut puluhan rumah warga setempat mengalami kerusakan, dan empat rumah di antaranya rusak parah akibat tertimpa pohon yang tumbang.
“Puluhan rumah warga rusak ringan, dan empat rumah lainnya rusak berat akibat tertimpa pohon,” katanya.
Namun dia menegaskan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. “Dalam kejadian tidak ada korban jiwa, hanya rumah warga yang rusak,” katanya.
Dia juga mengungkapkan bahwa pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BNBPD) Kabupaten Lampung Timur telah terjun ke lokasi usai terjadi bencana angin puting beliung itu untuk mengambil langkah bantuan yang diperlukan. (Lis/Mar)









