oleh

Warga Sidoharjo Tuntut Kades Mundur Dari Jabatannya

Harianpilar.com, Lampung Selatan – Ratusan warga Desa Sidoharjo, Kecamatan Waypanji, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) menggelar aksi demo menuntut Kepala Desa Marjana mundur, Selasa (03/1/2017) di balai desa setempat sekitar pukul 09.00 wib.

Aksi demonstrasi warga Desa Sidoharjo berlangsung damai dan membawa poster dan spanduk terhadap dengan tulisan meminta kadesnya agar mundur dari jabatannya, lantaran oknum kades diduga dalam menjalankan tugasnya selaku pemimpin desa tidak amanah.

Berikut ini, dari selembaran pres riliese mengatasnamakan Forum Masyarakat Peduli Desa (FMPD) Desa Sidoharjo, Kecamatan Waypanji. Alas an mereka menuntut mundur Kades antara lain; prilaku dan etika yang diduga adanya indikasi tindakan asusila/perselingkuhan terhadap istri warga setemat. Kemudian jual beli kios dan los pasar tidak sesuai dengan peruntukan, penyalahgunaan dana bantuan pasar diduga tidak adanya transfarasi jumlah dan alokasi dana bantuan pembangunan pasar, penyalahgunaan dana retribusi salar pasar diduga pemanfaatan dana retribusi salar pasar fiktif, dan dana swadaya masyarakat yang terhimpun untuk pembelian lahan SMK Negeri Sidoharjo tidak jelas keberadaan dan pemanfaatannya.

“Kami menyampaikan aspirasi dan menuntut kades mundur dari jabatannya,” kata koordinator lapangan Nurdin Sadar.

Dia juga menambahkan,  sudah seharusnya oknum Kades Sidoharjo, Kecamatan Waypanji mundur dari jabatannya. Hal itu lantaran, bermacam persoalan telah ditimbulkan, tidak hanya satu persoalan yang ditimbulkan. “Sudah terlalu banyak bang persoalan kades itu,” tambahnya,  terdapat 5 poin yang disoal warga mengenai perbuatan oknum kades tersebut.

Guna menenangkan dan menyerap aspirasi ratusan warga Desa Sidoharjo Kecamatan Waypanji, Wakil Bupati Nanang Ermanto mewakili Bupati Zainudin Hasan  mengatakan, segala persoalan dapat terselesaikan dengan adanya musyawarah mufakat. Dikatakannya, segala bentuk tuntutan pendemo diterima pihak Pemkab Lampung Selatan untuk ditindaklanjuti.

“Tentunya, kami meminta masyarakat bersabar dan jangan anarkis. Aspirasi yang disampaikan akan kita tindaklanjuti. Jika benar-benar terbukti apa yang disangkan akan ada sanksi bagi oknum kadesnya,” kata Nanang Ermanto didamping sejumlah kepala instansi terkati, dan aparat keamanan saat menyambangi ratusan masa tersebut, Selasa (03/1/2017).

Sementara itu menurut,  kepala Inspektorat Lampung Selatan Syahlani mengungkapkan, persoalan tersebut akan ditindaklanjuti pihaknya paling lambat Kamis pekan ini (05/01/2017). “Tim kita akan turun menindaklanjuti laporan ini. Kami juga berharap, masyarakat memberikan info yang otentik mengenai persoalan ini,” kata Syahlani.

Dilain pihak, Kades Sidoharjo Kecamatan Waypanji Marjana ditemui awak media menegaskan, dirinya siap mundur dari jabatannya apa yang menjadi tuntutan warganya.

“Kalaupun terbukti tuduhan itu, saya siap mundur dari jabatan dan diperiksa,” tegasnya.

Pantauan dilapangan, aksi demo warga yang diperkirakan mencapai 500 massa dikawal ketat pihak kepolisian, TNI, dan Satpol-PP. Usai mendengarkan penyampaian Wakil Nanang Ermanto dan kepala instansi terkait, massa membubarkan diri dengan tertib tanpa adanya kejadian anarkis. (Saiful/Mar)