oleh

Warga Bekri Tewas Tenggelam di Way Lalaan

Harianpilar.com, Tanggamus – Warga Desa Regas, Kecamatan Bekri, Lampung Tengah tewas tenggelam saat mandi di salah satu air terjun di kompleks Air Terjun Way Lalaan. Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan, BPBD Tanggamus Halimi, mengatakan korban tenggelam bernama Elysahputra (23) tersebut di air terjun kedua sekita 500 meter dari air terjun pertama yang selama ini dikenal.

“Penyebab tenggelam karena tangan kiri korban terjepit di dasar kolam tempat jatuhnya air. Kemungkinan karena tidak bisa melepaskan diri akhirnya korban meninggal,” terangnya, Jumat (30/12/2016).

Ia menjelaskan, korban tenggelam di kedalaman sekitar lima meter dan selama 45 menit. Semula saat dinyatakan hilang, pengelola sudah lakukan penyelaman, namun tidak ditemukan. Kemudian tiba tim Unit Reaksi Cepat dari BPBD Tanggamus dan langsung lakukan penyelaman.

“Saat itu langsung ditemukan, cuma karena kondisinya terjepit, maka harus lakukan penyingkiran batunya yang dilakukan cukup lama. Tapi batu bisa digeser korban bisa diangkat,” jelas Halimi.

Korban pun langsung dibawa ke RSUD Kotaagung untuk dilakukan visum. Dan hasilnya, penyebab korban meninggal karena tenggelam lalu kehabisan oksigen karena berada di dalam air. Korban datang ke Way Lalaan bersama rekan-rekannya berjumlah sembilan orang. Dalam hal ini korban dan rekan-rekannya memang mandi di air terjun kedua. Di sana tidak ada penjaga yang mengawasi karena penjaga fokus di air  terjun pertama yang lebih ramai pengunjungnya.

Saat mandi, sebenarnya korban bersama teman lainnya yakni Suci Rahmawati, namum Suci berhasil diselamatkan, sedangkan Elysaputra hilang tenggelam.

“Korban mandi di titik tempat jatuhnya air, kemungkinan karena tidak kuat melawan arus sedangkan air terus datang akhirnya korban tenggelam dan terjepit tangannya,” kata Halimi.

BPBD Tanggamus mengimbau jelang libur akhir tahun, supaya pengunjung seluruh tempat wisata supaya hati-hati dan waspada terhadap ancaman kecelakaan wisata. Khususnya untuk tempat wisata air, saat itu harus selalu mengukur kemampuan diri, apabila tidak bisa berenang jangan mandi di tempat yang dalam. Utamakan keselamatan diri dibanding rasa penasaran atau rasa terlalu bersemangat saat tiba di tempat wisata karena itu membuat diri menjadi lengah. (Agus/Mar)