oleh

Lodwick Minta Kepolisian Ungkap Kebakaran Kantor Golkar

Harianpilar.com, Lampung Selatan – Terkait terbakarnya kantor DPD II Golkar Lampung Selatan (Lamsel), Minggu (4/12/2016) lalu, Plt Ketua DPD I Golkar Lampung  Jendral Purn. H. Lodwick F. Paulus, mendesak aparat kepolisian untuk segera mengungkap pelaku pembakaran kantor golkat tersebut.

“Saya berterima kasih kepada pihak Polres, yang mana sudah merespon kejadian ini, dan bergerak cepat, ” kata Lodwick, saat meninjau kantor Sekretariat DPD II PG Lampung Selatan, Selasa (6/12/2016).

Lodwick mengatakan, pihaknya juga menilai musibah kebakaran kantor Sekretariat DPD II PG Lampung Selatan terdapat tanda petik (“). Sebab, kebakaran tersebut bisa saja ada unsur sengaja dan unsur tidak sengaja.

“Dalam tanda kutip, kita lihat memang ada suatu seperti kata polisi “Alibi” ya. Ada suatu petunjuk-petunjuk, ada suatu kegiatan pendahuluan. Apakah korelasinya seperti itu kami tidak tahu. Tapi tetap kami tidak bisa memastikan apakah terbakar atau dibakar,” katanya kepada sejumlah wartawan.

Ditegaskan Lodwcik, pihaknya akan menyerahkan sepenuhnya kejadian ini kepada aparat kepolisian.

“Untuk saat ini biarlah pihak kepolisian yang memastikannya, apakah terbakar atau tidak terbakar. Kalaupun terbakar tentunya banyak masalah, seperti jaringan listrik. Kalau dibakar juga ada kolerasinya. Karena sebelumnya, sebelumnya ada pembakaran di depan (Kantor Golkar Lamsel-red) ataupun indikator lain,” tambah dia.

Sementara itu, ketika disinggung mengenai pelaksanaan Musdalub 3 kabupaten yang digelar di DPD I PG Lampung. Lodwick F. Paulus menjelaskan, hal itu dilakukan untuk memanfaatkan waktu yang terbilang sempit Partai Golkar dalam hal konsolidasi internal partai Golkar guna menghadapi pemilihan legislatif dan pemilihan presiden tahun 2019 mendatang. Serta Musdalub tersebut menjaga sikap kenetralitasan.

“Saya harap, apapun yang terjadi mengenai kebakaran ini. Kader-kader Golkar Lamsel tetap solid dan konsolidasi internal partai. Untuk mengejar waktu, terkait Pileg dan Pilpres 2019 mendatang,” harapnya. (Saipul/Juanda)