oleh

Diduga Buntut Musdalub, Kantor Golkar Lamsel Terbakar

Harianpilar.com, Lampung Selatan – Kantor DPD II Golkar Lampung Selatan (Lamsel), Senin (5/12/2016) sekitar pukul 02.53 Wib dini hari, dilalap si jago merah. Insiden ini diduga buntut dari aksi penolakan kader Partai Golkar Lampung Selatan (Lamsel) atas hasil Musdalub yang digelar di DPD I Golkar Lampung.

Menurut saksi mata Erwana, Istri dari Mujamil penjaga Kantor DPD Golkar Lampung Selatan mengatakan,  sekitar pukul 02.53 dirinya terbangun ketika mendengar suara percikana api. Setelah dilihat dari jendela kamar tidurnya ternyata kobaran api sudah melalap kantor bagian atasnya.

“Sekitar pukul 02.53 wib dini hari, saya terbangun karena mendengar suara percikan api, saya langsung melihat dari jendela dan ternyata kantor sudah terbakar,  saya langsung membangunkan suami saya dan langsung lari keluar untuk meminta bantuan dari warga sekitar,” ungkap Erwana,  Senin (5/12/2016).

Dijelaskannya, sebelumnya sekitar pukul 12.00 wib dirinya sempat terbangun dan melihat kondisi di luar dari jendela tetapi tidak ada tanda-tanda yang mencurigakan.

“Saya sempat terbangun sekitar pukul 12.00 wib, mungkin karena ada keresahan kepada diri saya, karena sebelumnya pada sabtu (3/12/2016) ratusan massa menggelar aksi di kantor DPD II Golkar Lamsel dan membakar ban di halaman kantor,” tambahnya.

Sementara, Kapolres Lampung Selatan AKBP Adi Ferdian Saputra mengatakan, untuk saat ini pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait terbakarnya kantor DPD II Partai Golkar Lamsel tersebut.

“Sabar ya kami masih bekerja,  kami masih mendalami masalah ini,” kata Kapolres, saat berada di Kantor DPD II Golkar Lamsel, Senin (5/12/2016) didampingi oleh Kasat Reskrim.

Di tempat yang sama, Sekretaris DPD II Partai Golkar Kabupaten Lampung Selatan Saiful Azzumar (Hasil Musdalub) mengatakan,  pihaknya belum bisa menyimpulkan penyebab kebakaran kantor DPD II Golkar Lamsel tersebut.

“Kita serahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian terkait masalah ini, karena ini sudah masuk ke ranah hukum,” jelasnya.

Dirinya juga enggan beranggapan, masalah tersebut dikaitkan dengan Musdalub DPD II PG Lampung Selatan Lampung yang digelar oleh PG Provinsi Lampung.

“Kita menyerahkan sepenuhnya terhadap kepolisian. Inikan sudah ranahnya ke kriminal. Kita, tidak mau berandai-andai mengaitkan hal ini ke politik,” tegasnya.

Sementara, Wakil Ketua DPD I Partai Golkar (PG) Provinsi Lampung Toni Eka Candra, saat  meninjau kantor Sekretariat DPD Partai Golkar (PG) Lampung Selatan mengaku prihatin atas kejadian itu,

“Kami merasa prihatin terhadap musibah ini. Bahwa aset partai kita di Lampung Selatan terjadi kebakaran,” kata Toni yang juga anggota DPRD Provinsi Lampung.

Disinggung mengenai kebakaran yang terjadi berkaitan dengan musdalub DPD II PG Lampung Selatan dikantor Golkar Lampung. Toni Eka Candra enggan mengaitkan hal tersebut dengan Musdalub yang berlangsung, pada Sabtu (03/12/2016) kemarin. Dirinya hanya menerka, musibah tersebut bisa terjadi disengaja atau tidak disengaja.

“Sepenuhnya kita serahkan kepada pihak kepolisian agar mengusut persoalan tersebut sampai tuntas. Kami yakin dan percaya kepada Polres Lampung Selatan, bertindak secara profesional untuk mengungkap kejadian kebakaran ini seperti apa motifnya,” tegasnya.

Untuk diketahui sebelumnya, Sabtu (3/12/2016) puluhan masa mendatangi Kantor DPD II PG Lamsel dengan melakukan pembakaran ban bekas dan menempel kertas bertuliskan penolakan digelarnya Musdalub.

Tetapi PG Lampung tetap melaksanakan Musdalub yang dipimpin langsung oleh Ketua Harian DPD PG Lampung, Arinal Djunaidi yang dilaksanakan di Kantor DPD I PG Lampung, Sabtu (3/12/2016).

Musdalub tersebut menyatakan ketiga calon terpilih secara aklamasi. Hasilnya, Lampung Selatan Ketua Ismet H. Djayanegara, Sekretaris; Syaiful Azzumar, Bendahara; Sidik Maryanto, kemudian Pesawaran terpilih Ketua Yusak,  Sekretaris; Romi Husin, Bendahara; Mustika Bahrum dan terakhir Tulangbawang Barat terpilih Ketua; Azwar Yakub, Sekretaris; Helwanda, Bendahara; Sulyatin. (Saipul/Juanda)