Harianpilar.com, Bandarlampung – Dalam menunjang kerja dan pelayanan pemerintahan yang prima.Universitas Bandar Lampung (UBL) menggelar Pelatihan Peningkatan Pelayanan Publik Dalam Implementasi Good Govermence (P4DIG2) bagi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kota Bandar Lampung.
P4DIG2 UBL di Ruang Auditorium, gedung L, Kampus B, Pascasarjana, Dra.Hj. Sri Hayati Barusman, Sabtu (3/12/2016), diikuti ratusan peserta. Bertindak pemateri Kaprodi Magister Ilmu Administrasi Publik, Dr. Drs. H. Yadi Lustiadi, M.Si dengan moderator Dosen Fisip UBL, Dr. Malik, M.Si.
Pelatihan dihadiri Walikota Drs. Herman HN, M.M, Sekretaris Daerah (Sekda) Drs. Badri Tamam, Asisten IV Bidang Administrasi Umum, Drs. H. Edi Santoso, Kepala Dinas (Kadis),Kepala bidang (kabid), para pejabat eselon II, III, hingga camat di Pemerintahan Kota (Pemkot) Bandar Lampung.
Sedangkan UBL diwakili Wakil Rektor (WR) I Bidang Akademik Dr. Ir. Hery Riyanto, M.T., WR II Bidang Administrasi Umum dan Keuangan Drs. Harpain, M.A.T, M.M, Direktur Pascasarjana Dr. H. Agus Wahyudi, MS, para Dekan, Kepala Program Studi (Kaprodi) hingga dosen lingkup S1 dan S2.
Dalam sambutannya, WR I UBL mewakili Rektor UBL, Dr. Ir. M. Yusuf. S. Barusman, M.B.A menyebut P4DIG2 UBL bermaksud membekali SKPD di Kota Tapis Berseri dalam memberlakukan good govermence, sehingga terbentuk pelayanan prima.Hal ini sesuai visi dan misi Walikota yang konsern, ingin menjadikan birokrasi Kota Bandar Lampung mampu melayani segala perizinan dengan baik.
Selain itu, buat UBL pelatihan ini bentuk pengimpelentasian tridharma perguruan tinggi terutama pengabdian masyarakat, termasuk pengaplikasian kepakaran para dosen. Diharapkan dapat memberikan wawasan kepada peserta. Terutama ada pemberian pelayanan prima kepada masyarakat. Tidak lepas, peran SKPD sebagai abdi negara yang melayani masyarakat.
Tak lupa, Hery menyampaikan titipan pesan Rektor UBL, agar setelah ini, UBL bersama Pemkot akan terus mengembangkan kerjasama, dalam pemberian wawasan dan peningkatan SDM dilingkup SKPD agar lebih berkualitas. Tentu, melalui jalur pendidikan tinggi.
Sedangkan, Herman HN mengapresiasi diadakannya pelatihan P4DIG2 UBL. Dia berujar hal ini sebagai bentuk upaya pemkot Bandar Lampung dalam peningkatan pelayanan publik. Diakuinya, pelayanan publik sudah baik, tetapi butuh pandangan teori dari pakar ahli dilingkup akademisi kampus. Setelah ini, pelatihan juga akan menyertakan para kepala puskesmas kecamatan dan cabang pembantu, hingga lurah di Kota Bandar Lampung.
“Secara teknis, pelayanan kita sudah baik ditingkat nasional.Terbukti,Rabu depan (7/12/2016), kita mendapatkan penghargaan pelayanan kota terbaik tingkat nasional dari Ombudsman RI, bersama dua daerah lain. Tapi, perlu pembekalan ini agar ibu dan bapak (peserta) mendapat teori memperhatikan segala keperluan dan mampu mengabdi penuh pada masyarakat,” harapnya.
Dia berharap dengan pembekalan pelatihan ini, dapat terimplementasikan nyata pada pelayanan dan perkembangan Kota Bandar Lampung menuju Kota Metropolitan yang mandiri. (rls/JJ)









