oleh

Kader Golkar Lamsel Tolak Hasil Musdalub

Harianpilar.com, Lampung Selatan – Ratusan Kader Partai Golkar Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Sabtu (3/12/2016) menggelar aksi bakar ban dan memasang pamplet yang berisikan penolakan hasil Mudalub yang digelar di Kantor DPD I Golkar Lampung. Massa juga meminta agar Musdalub digelar di kantor DPD II Golkar Lamsel.

Masa yang datang secara bergelombang ke Kantor DPDP II Golkar Lamsel itu mempertanyakan keabsahan pelaksana tugas (plt) yang memberikan suara dalam Musdalub tersebut.

“Intinya kami meminta agar Musdalub digelar di Kantor DPD Golkar Lamsel, dan meninjau ulang para Plt yang hadir di Musdalub itu, karena yang berhak memberikan PK definitif, kalaupun mesti Plt ya mesti sesuai aturan,“ kata Ketua Pimpinan Kecamatan (PK) Golkar Kecamatan Katibung, Lamsel, Faisal Purba, di sela-sela aksi.

Turut hadir juga Yudiandre, Pimpinan Kecamatan (PK)  Kalianda, M. Amin, (PK) Kecamatan Way Sulan, Wahid, PK Bakauheni.

Sementara kader lainnya, mempertanyakan dari 9 Hasta Karya tidak seluruhnya diakomodir. “Kami Soksi dari unsur pendiri tidak diundang dalam Musdalub itu, padahal inikan konsolidasi harusnya mengakomodir seluruh potensi yang ada, termasuk kader partai yang selama ini tercerai berai di luar juga ditarik dan diakomodir,“ ujar pengurus Soksi Lamsel, Danang Marhaen.

Ratusan masa dari kader partai Golkar itu diterima oleh Sri Astuti Ridjwar, Sekretaris DPD Partai Golkar lamsel sebelumnya,  Rudi Suhaimi, wakil ketua bidang infokom dan penggalangan opini, Rita Aprianti, Ketua KPPPG, kabupaten Lampung Selatan, DR. S. Endang Prasetyawati, SE, SH, MH, Wakil Ketua Bidang Pendidikan dan Cendikiawan, Supardi, Wakil Ketua Bidang Kesra, Jamhari, wakil ketua bidang koperasi, wiraswasta, dan umkm.

Sementara itu informasi yang dihimpun Harian Pilar melalui pengurus Partai Golkar Lamsel,  dari hasil Musdalub yang digelar di Bandarlampung di kantor DPD I yang didapuk menjadi Ketua baru DPD II Partai Golkar Kabupaten Lampung Selatan yaitu  Ismet Jaya Negara,  Sekertaris Saiful Azumar dan Bendahara Sidik Maryanto. (Saipul/Juanda)