oleh

Empat Bupati Dianugerahi Warga Kehormatan dari Brigift 3 Marinir

Harianpilar.com, Pesawaran – Empat bupati yang dianggap memiliki peran dan sumbangsih kepada daerah yakni, Bupati Lampung Tengah Mustafa, Pesawaran Dendi Ramadhona, Lampung Barat Muklis Basri dan Waykanan Raden Adipati, dianugerahi sebagai warga kehormatan dari Brigadir Infanteri (Brigift) 3 Marinir, Sabtu (26/11/2016).

Penghargaan Brivet Kaveleri dan Arteleri juga diterima Kapolda dan Wakapolda Lampung, Komandan Angkatan Laut, Komandan Angkatan Udara Lanal dan Komandan Korem.

Penghargaan diberikan langsung oleh Komandan Brigift-3 Kol Mar Hermanto, ditandai dengan penyematan Brivet Kaveleri dan Arteleri, bersamaan dengan perayaan Festival Pahawang yang berlangsung di lingkungan wisata Marines Eco Park.

Ditemui usai penyematan, Mustafa mengaku bangga karena telah menjadi bagian dari keluarga besar Brigif 3 Marinir. Ini diharapkan menjadi titik awal dalam meningkatkan sinergitas antara pemerintah daerah dengan marinir, khususnya dalam keamanan dan kedaulatan wilayah.

“Harapan saya dengan diangkatnya sebagai warga kehormatan menambah wawasan, sehingga Pemda dan marinir bisa membangun sinergitas yang dapat mengembangkan semangat kedaulatan dan jiwa militerisme bukan hanya di Lampung Tengah,” ungkapnya.

Upaya membangun sinergitas Pemda Lamteng dengan Marinir akan dikongkritkan dalam pengembangan wisata di Lamteng, seperti Way Seputih dan Way Typo yang akan melibatkan marinir dalam rangka meningkatkan akselerasi wisata di kawasan sungai.

Sebelumnya Mustafa juga mendapatkan penghargaan warga kehormatan dari Korps Brimob Polri. Pemberian penghargaan tersebut tak terlepas dari kesuksesannya meningkatkan keamanan di Lampung Tengah. Hal ini dibuktikan turunnya angka kriminalitas di Lampung Tengah saat program system keamanan rakyat digalakkan.

Sementara itu Komandan Brigift-3 Kol Mar Hermanto menuturkan penghargaan warga kehormatan diberikan kepada para tokoh termasuk kepala daerah yang dianggap memiliki peran dan sumbangsih untuk daerahnya, khususnya terkait keamanan dan koordinasi dengan marinir.

“Penganugerahan warga kehormatan merupakan hasil dari proses penilaian dari criteria-kriteria yang ditetapkan. Seperti Pak Mustafa, beliau sangat focus pada keamanan, punya semangat tinggi dan luwes. Koordinasi dengan kami juga sangat baik, sehingga beliau layak menjadi warga kehormatan kami,” pungkasnya. (Juanda)