oleh

Bambang Ancam Pecat TKS Malas

Harianpilar.com, Tanggamus – Bupati Tanggamus Bambang Kurniawan akan memecat apabila ada pegawai tenaga tenaga kerja sukarela (TKS) puskesmas/RSUD malas yang tidak melayani dengan baik. Namun sebaliknya, Bupati akan member reward kepada para petugas medis yang memiliki kinerja baik, dalam pelayanan kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan bupati saat memberikan pengarahan kepada ratusan pegawai di lingkungan Dinas Kesehatan (Diskes) Tanggamus saat resepsi hari kesehatan nasional (HKN) ke 52 tahun 2016 di halaman kantor Diskes Tanggamus, Rabu (23/11/2016).

Adapun reward yang dimaksud adalah kenaikan pemberian insentif yang mana bagi pegawai TKS tahun ini yang mendapat Rp900 ribu/bulan tahun depan naik menjadi Rp1,1 juta. Sementara untuk TKS yang mendapat Rp400 ribu tahun ini, tahun depan akan dinaikkan menjadi Rp700 ribu/bulan. Begitu juga untuk tenaga medis fungsional dan non fungsional yang merupakan pegawai negeri sipil (PNS) akan dinaikkan tunjangannya.

“Untuk tunjangan fungsional daerah saya setujui jumlahnya 300 orang, total dananya Rp1,28 miliar yang akan masuk dalam APBD 2017. Itu artinya ada kenaikan tambahan sebesar Rp300 ribu. Saya berterimakasih kepada kalian semua, karena kemitraan kalian kepada kami, pemerintah dapat mewujudkan kesehatan yang baik bagi masyarakat Kabupaten Tanggamus,” terang Bambang.

Dilanjutkannya, jika pembangunan dibidang kesehatan menjadi salah satu prioritas dari Pemkab Tanggamus. Hal itu ditandai dengan dibangunnya 17 Puskesmas Rawat Inap dihampir semua kecamatan.

“Saat ini sudah ada 17 Puskesmas Rawat Inap , bahkan ada satu kecamatan yang dua puskesmas rawat inapnya. Ini semua ditujukan untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Hanya empat kecamatan yang tidak ada yakni Kotaagung, Kotaagung Timur, Kotaagung Barat dan Gunung Alip pertimbangannya karena dekat dengan RSUD Kotaagung untuk Kotaagung dan Gunung Alip dekat dengan Puskesmas Rawat Inap Gisting dan Talangpadang. Semua Puskesmas Rawat Inap yang dibangun tahun ini sudah bisa beroperasi di tahun 2017,” sebut bupati.

Sementara itu, Kepala Diskes Tanggamus Sukisno  mengatakan bahwa harapan dari peringatan HKN ke 52 ini adalah sebagai momentum untuk melakukan refleksi tentang apa yang harus diberikan bagi kesehatan masyarakat Tanggamus. “Tema peringatan HKN ke 52 ini yaitu Indonesia cinta sehat dengan sub tema masyarakat hidup sehat, indonesia kuat. Kondisi ini akan dicapai melalui sebuah gerakan masyarakat hidup sehat (Germas),” ujar Sukisno.

Dalam peringatan HKN ke 52 diisi dengan beberapa kegiatan atau perlombaan olahraga, puskesmas berprestasi, lomba seni dan kreatifitas yang pesertanya adalah pegawai diskes hingga tingkat pustu.

” Selain itu juga kami melakukan bakti sosial berupa pemberian 81 paket sembako kepada warga yang tidak mampu,” pungkas Sukisno. (Agus)