Harianpilar.com, Bandarlampung – Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya perkenalkan konsep technopreneur pada konferensi International Association of University (IAU) General Conference and Exhibition di Chulalongkorn Univeristy Bangkok, Thailand, 13-16 November 2016 lalu.
Selain technopreneur, Darmajaya juga memaparkan keunggulan lainnya yakni telah menjalin kerjasama dengan berbagai perguruan tinggi di Asia hingga Eropa. Darmajaya juga memfasilitasi mahasiswa dengan beragam organisasi kemahasiswaan yang bergerak dibidang akademik, kesenia, olahraga, dan keagamaan.
Darmajaya menjadi satu-satunya perguruan tinggi asal Indonesia yang membuka stand dan mempromosikan keunggulan kampus dalam kegiatan tersebut. Kegiatan ini yang mengusung tema Higher Education : a catalyst for innovative and sustainable societies ini diikuti lebih dari 300 peserta dari Eropa, Afrika, Asia-Pasifik, dan Amerika Serikat.
Peserta konferensi merupakan pemimpin dari 90 perguruan tinggi dan organisasi dunia seperti United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO), ASEAN University Network (AUN), American Council of Education, American Association of State Colleges and Universities, Magna Charta Observatory, dan lainnya.
Rahmalia Syahputri menuturkan, pihaknya merasa mendapat banyak manfaat dari kegiatan tersebut. Dikatakannya, conference tersebut membahas tentang arah universitas untuk berinovasi dalam meningkatkan kualitas perguruan tinggi, melalui research, peningkatan kualitas kurikulum, hubungan antara perguruan tinggi dengan industri, pengembangan kemitraan, dan program lainnya secara berkelanjutan.
“Selain itu, pada kegiatan pameran, kami mengenalkan letak kampus Darmajaya, fakultas, jurusan, sarana prasarana, serta berbagai program internasional yang dimiliki kepada pemimpin perguruan tinggi dan organisasi dunia serta mahasiswa di Bangkok, Thailand. Para pengunjung sangat antusias sekali untuk mengenal Darmajaya dan beberapa diantara mereka telah menawarkan kerjasama”, ujarnya.
“Pada pameran kali ini, kami dibantu oleh mahasiswa student mobility Darmajaya yang sedang kuliah selama satu semester di Rajamangala University of Technology Krungthep”, tambahnya.EricssonAssociation of Universities of Asia and Pacific (AUAP), and EricssonAssociation of Universities of Asia and Pacific (AUAP), and Ericssonociation of Commonwealth Universities, Association of Universities of Asia and Pacific (AUAP), and Ericssonociation of Commonwealth Universities, Association of Universities of Asia and Pacific (AUAP), and Ericsson.
Diungkapnya, IAU merupakan asosiasi perguruan tinggi dunia yang berkedudukan di Paris yang berafiliasi dengan UNESCO. IAU hingga kini telah memiliki anggota sebanyak 636 universitas. Organisasi ini rutin setiap tahun menggelar General Conference and Exhibition dan rencananya tahun depan akan digelar di Ghana, Afrika.
“Darmajaya kerap kali mengikuti dan menggelar kegiatan tingkat internasional dengan tujuan agar ilmu pengetahuan dan wawasan yang kita dapatkan maupun dibagikan bisa lebih beragam serta lebih mengenalkan kampus ini untuk mewujudkan Darmajaya sebagai world recognized university,” pungkasnya. (Rls/JJ)








