Harianpilar.com, Bandarlampung – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung, menggelar kegiatan Kampanye Stop Narkoba melalui media tatap muka yang dihadiri sedikitnya 40 peserta yang terdiri dari camat dan lurah. Kegiatan ini diselenggarakan di Gedung PKK Bandarlampung, Selasa (15/11/2016).
Kegiatan Kampanye Stop Narkoba ini menghadirkan narasumber dari BNN Provinsi Lampung yakni, Kabid Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) Drs.Ahmad Alamsyah, MM dan Kabid Pemberantasan AKBP Abdul Haris, MH.
Ahmad Alamsyah dalam pemaparannya menjelaskan, kegiatan kampanye Stop Narkoba ini bertujuan untuk memberi informasi yang jelas tentang penyalahgunaan narkoba dan daerah rawan narkoba kepada lurah dan camat yang merupakan Garda terdepan dalam hal pemberi informasi khususnya tentang Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) kepada masyarakat.
“Camat dan lurah merupakan garda terdepan dalam pemberian informasi terhadap masyarakat. Untuk itu, kegiatan ini kita fokuskan kepada lurah, camat dan Babinsa/Bhabinkantibmas,” tegas Alamsyah.
Ditambahkan Abdul Haris, dampak dari penyalahgunaan narkoba sangat membahayakan, hampir 30-40 orang perhari meninggal karena narkoba. Bahkan, tidak sedikit generasi muda yang hancur karena narkoba.
“Untuk itu, kita berharap para generasi muda untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba. Melalui kampanye stop narkoba ini, BNN juga berharap kepada camat dan lurah untuk turut serta mengkampanyekan bahaya narkoba kepada masyarakat,” harapnya. (RLS/JJ).









