oleh

Panitia Pilkades Kalirejo Diduga ‘Bermain’

Harianpilar.com, Bandarlampung – Panitia Pelaksana Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kalirejo, Kecamatan Negerikaton, Kabupaten Pesawaran, diduga ‘Bermain’ dalam proses penjaringan calon kepala desa. Betapa tidak, dua calon Kades dinyatakan lulus berkas meski keduanya tidak memenuhi syarat.

Berdasarkan data yang diterima Harian Pilar, calon Kades atas nama Fery Indarto diduga memanipulasi data dengan mengganti namanya dari Firmansyah menjadi Fery Indarto pada kartu keluarga (KK). Diduga, Fery melakukan ini untuk mensingkronkan namanya pada ijazah SD ddan SMP yang diduga palsu.

Hal yang sama juga terjadi pada calon Kades atas nama Johansyah Jayataruna. Calon Kades ini dinyatakan positif narkoba berdasarkan hasil tes urine positif mengandung Benzodiazepin, yang dikeluarkan pihak RSUD Pesawaran.

Diberitakan sebelumnya, perwakilan masyarakat Desa Kalirejo, Pesawaran, meminta panitia pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) Kalirejo untuk membatalkan pencalonan dua calon Kades atas nama Fery Indarto dan Johansyah Tarunajaya.

Salah satu perwakilan warga yang enggan namanya dikorankan menjelaskan, jika Fery Indarto diduga telah menggunakan ijazah SD dan SMP palsu dalam pencalonanya. Bahkan Fery juga terindikasi memanipulasi data dalam kartu keluarga (KK) sebagai syarat pencalonan.

“Fery Indarto selama ini dikenal memiliki nama Fimansyah, hal ini dipertegas dalam dokumen KK. Namun, Fery menggunakan ijazah SD dan SMP atas Fery Indarto,” ungkap Sumber, saat mendatangi kantor Harian Pilar, Selasa (1/11/2016).

Diungkapkanya, untuk memuluskan niatnya, Fery diduga telah memanipulasi data yang ada di KK dengan mengganti nama Firmansyah menjadi Fery Indarto.

“Di dalam KK Nomor 1809022101150001 yang dikeluarkan Disdikcapil Pesawaran, ada dua KK dengan nama berbeda. Yang satu nama Firmansyah yang dikelurkan tahun 2015  dan Fery Indarto yang dikelurakan tahun 2016. Kami mencurigai ini ada pemalsuan data indentitas diiri,” ungkap sumber.

Bukan hanya itu, jelas sumber, calon Kades atas nama Johansyah Jayataruna dalam surat bebas narkoba yang dikeluarkan dr Agung Purnama Kurniawan dari RSUD Pesawaran, berdasarkan hasil tes urine yang bersangkutan positif mengandung Benzodiazepin, naum oleh panitia dinyatakan lolos berkas.

“Ini kan aneh, sudah jelas-jelas positif narkoba, namun bisa lolos berkas,” ungkapnya.

Untukn itu, jelas sumber, selaku warga pihaknya meminta penitia pelaksana Pilkades untuki segera membatalkan pencalonan Fery Indarto dan Johansyah Jayataruna.

Saat dikonfirmasi, Fery Indarto membantah semua tuduhan tersebut. “Itu semua tidak benar, semua berkas sudah lolos mulai tingkat kecamatan hingga Pemkab, kalo palsu tidak mungkin lolos seleksi berkas,” tegas Fery, saat dihubungi via telepon.

Sementara, Ketua Panitia Pilkades Kalirejo Sarnubi, belum berhasil dikonfirmasi. Beberapa kali dihubungi via telepon tidak menjawab, meski handphonenya dalam keadaan aktif. (Juanda)