Harianpilar.com, Lampung Tengah – Dalam rangka meningkatkan kerjasama pendidikan, Pemkab Lampung Tengah (Lamteng) memberikan bantuan lahan seluas 300 hektar kepada Unila untuk aktivitas penelitian, KkN dan pengabdian masyarakat. Pemkab juga menyiapkan 10 hektar lahan singkong khusus untuk penelitian kasava singkong.
Hal ini disampaikan Bupati Lampung Tengah Mustafa dalam acara diskusi publik bertema “Mewujud Lampung yang aman, maju dan bebas narkoba” di aula Fakuktas Pertanian Unila, Senin (31/10/2016). Menurut Mustafa, bantuan fasilitas lahan bertujuan untuk meningkatkan peran serta civitas akademika khususnya mahasiswa dalam melakukan penelitian atau KKN di Lampung Tengah.
Dengan tingginya partisipasi akademisi diharapkan akan membantu Pemda meningkatkan pembangunan dan kemajuan daerah. “Kami berharap mahasiswa tidak hanya macan dalam teori, tetapi juga macan dalam praktik di lapangan. Dan Lampung Tengah siap menfasilitasi praktik mahasiswa di lapangan melalui KKN atau penelitian. Dengan terjun langsung, mahasiswa akan tau fakta hidup yang sesungguhnya,” ungkap Mustafa.
Lampung Tengah, kata dia, sangat terbuka kepada mahasiswa di Lampung yang ingin melakukan pengabdian masyarakat, penelitian maupun KKN. Baru-baru ini Lampung Tengah menampung sekitar 1500 mahasiswa KKN. Dengan adanya mahasiswa, mudah-mudahan pemberdayaan masyarakat di berbagai sektor dapat dimaksimalkan.
Terkait kerjasama dengan civitas akademika, kedepan Mustafa mengusung konsep one village one product (satu desa menghasilkan satu produk). “KKN atau penelitian sedianya menghasilkan sebuah produk yang bisa memberikan manfaat bagi masyarakat. Inilah yang nantinya menjadi stimulan bagi masyarakat untuk lebih baik lagi,” tandasnya.
Menanggapi hal ini, Qadar Hasani, mewakili Unila menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada Bupati Mustafa yang telah bersedia memfasilitasi Unila dengan bantuan tanah seluas 300 hektar dan 10 hektar untuk penelitian singkong. Dia berharap proses ini dapat dipercepat dan ditindaklanjuti.
“Kami berterima kasih sekali pada Pemkab Lamteng. Tidak mudah mendapatkan lahan seluas 300 hektar. Adanya bantuan ini tentunya akan sangat membantu untuk Unila kedepan. Khususnya jika nanti ada wacana pembukaan kampus baru Unila. Dengan ini mudah-mudahan kerjasama pendidikan dengan Pemda Lamteng semakin sinergis dan mendatangkan manfaat untuk masyarakat,” pungkasnya.
Selain Mustafa, hadir sebagai panelis dalam diskusi tersebut yakni perwakilan BKPRMI Lampung Ade Utami Ibnu, Kasubdit II Ditnarkoba Polda Lampung AKBP Darman, Kepala BNN Kombes Suwanto dab Ketua DPRD Lampung Dedi Afrizal. (Herman/Mar)









