Harianpilar.com, Tulangbawang – Wakil Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Provinsi Lampung Bambang Soeryadi, menghimbau seluruh jajaran partai DPC PDIP Tulangbawang, baik kader, aktivis, dan anggota PDIP di kabupaten tersebut untuk memperjuangkan Winarti-Hendriwansyah menjadi Bupati dan Wakil Bupati Tulangbawang periode 2017 – 2002, Senin (26/9/2016).
Menurut Bambang Soeryadi, pasangan Winarti – Hendriwansyah yang dicalonkan dari PDI Perjuangan itu, berdasarkan putusan rapat DPP PDIP pada tanggal 23 Juni 2016. “Sehubungan pemilihan umum kepala daerah dan wakil kepala daerah kabupaten Tulangbawang tahun 2017, dan setelah mempelajari perkembangan PDIP diwilayah kabupaten Tulangbawang, demi kepentingan partai secara umum maka rapat DPP PDIP tanggal 23 Juni 2016 memutuskan merekomendasi Winarti, SE-Hendriwansyah, untuk menjadi calon Bupati dan Wakil Bupati kabupaten Tulangbawang periode 2017 – 2002 yang diajukan dari PDIP,” kata Bambang Soeryadi saat membacakan penyerahan pernyataan rekomendasi dan Instruksi DPP PDIP, belum lama ini.
Dalam rekomendasi itu, lanjut Bambang Soeryadi, selain meminta mendaftarkan pasangan Winarti – Hendriwansyah ke KPUD Tulangbawang, DPP PDIP juga menginstruksikan untuk memperjuangkan pasangan Winarti – Hendriwansyah menjadi Bupati dan Wakil Bupati Tulangbawang periode 2017 – 2002. “Di DPP PDIP menginstruksikan kepada seluruh jajaran partai DPC PDIP bersama-sama dengan kader, aktivis, serta anggota PDIP di Kabupaten Tulangbawang, untuk mengamankan, menjalankan, dan memperjuangkan terpilihnya Winarti.SE dan Hendriwansyah menjadi Bupati dan Wakil Bupati Tulangbawang periode 2017 – 2002″. Ucapnya Wakil Ketua DPD PDIP Provinsi Lampung tersebut
Dia juga menegaskan, seluruh kader PDIP Kabupaten Tulangbawang agar mentaati rekomendasi untuk pasangan Winarti – Hendriwansyah yang telah ditanda tangani oleh Bambang DH selaku ketua DPP PDIP masa bhakti 2015 – 2020, dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, serta diketahui dan disetujui oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri.” Kepada mereka yang tidak mengindahkan instruksi pimpinan, dan melakukan aktivitas diluar kebijakan ini, maka akan diberikan sanksi organisasi. Dari itulah pernyataan rekomendasi dan instruksi ini disampaikan untuk dilaksanakan, serta ditaati oleh seluruh kader partai dengan penuh tanggung jawab”. Tegasnya Bambang Soeryadi. (Merizal/Mar)









