Harianpilar.com, Lampung Barat – Kebijakan Umum Anggaran dan Proritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Kabupaten Lampung Barat (Lambar) tahun anggaran 2017, menetapkan delapan prioritas pembangunan, di antaranya pengembangan infrastruktur daerah, peningkatan kualitas pendidikan, peningkatan kualitas kesahatan, dan penataan Kota Liwa, serta kemandirian pangan pemberdayaan budaya lokal dan destinasi wisata.
Ketua DPRD Lampung Barat Edi Novial, S.Kom ketika ditemui di ruang kerjanya mengatakan, untuk menunjang program prioritas tersebut Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menyiapkan aganggaran mencapai Rp1,57 triliun dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2017 mendatang dengan rincian yang terdiri dari belanja tidak langsung sebesar Rp582,42 miliar atau 36 persen lebih yang peruntukannya akan digunakan sebagai belanja pegawai, belanja hibah, belanja bantuan sosial, belanja bagi hasil, belanja bantuan keuangan dan belanja tidak terduga.
Sementara untuk belanja langsung sebesar Rp 993,44 miliar atau 63 persen lebih yang diperuntukan untuk program kegiatan dalam rangka pembangunan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
Guna mewujudkan penguatan pembangunan infrastruktur, ekonomi kerakyatan dan pelayanan dasar publik pada tahun depan 2017 mendatang Pemerintah Kabupaten Lampung Barat juga akan menintik beratkan pembangunan di sektor pedesaan, penanganan bencana, lingkungan hidup dan energi listrik.
“Selain delapan prioritas yang telah ditetapkan kita juga akan fokus terhadap pembangunan di sektor pedesaan, penanganan bencana, lingkungan hidup dan energi listrik. Karena permasalahan itu belum sepenuhnya terselesaikan hingga saat ini,” ujar Ketua DPRD termuda di Provinsi Lampung itu, belum lama ini.
Edi Novial juga menambahkan pembahasan KUA-PPAS sendiri telah dibahas secara maraton mulai dari penyampaian nota pengantar oleh bupati penyampaian pemandangan umum Fraksi-fraksi kemudian dilanjutkan jawaban pemerintah atas pemandangan umum Fraksi-fraksi sebelum ahirnya sampai kepada pengesahan oleh Bupati dan DPRD beberapa waktu lalu.
Ke depan lanjut politisi partai besutan Megawati itu, APBD Lampung Barat diharapkan mampu mencerminkan prioritas pembangunan daerah yang berkaitan dengan sasaran yang ingin dicapai termasuk program prioritas dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
“APBD kita ke depan akan menyisir kebutuhan ril dari daerah ini. Untuk itu dalam penyusunan perencanaan kita bahas dan persiapkan secara matang dan lebih teliti,” tandasnya.
Ditambahkannya, Lampung Barat mempunyai potensi dan sumberdaya yang mumpuni untuk mensejajarkan diri dengan kabupaten-kabupaten lain di Provinsi Lampung, namun Sekretaris DPC PDIP Lampung Barat ini menyadari potensi yang ada tersebut belum tergali dan termanfaatkan secara maksimal. Untuk itu KUA-PPAS tahun 2017 juga dipersiapakan untuk mengakomodir penggalian potensi-potensi tersebut. (ADV)









