Harianpilar.com, Bandarlampung – Dari 5026 jemaah haji Lampung yang berangkat ke tanah suci, tercatat hingga Kamis (22/9/2016) sebanyak 10 jemaah meninggal dunia di Mina, Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS) karena sakit.
Berikut nama Jemaah haji Lampung yang meninggal di antaranya, Abdul Sani (Bandarlampung, Kloter 26), Hari Mustafa M. Nur (Bandarlampung, Kloter 37), Munawaroh (Pesawaran, Kloter 20), Sangkut Yasin Saguk (Lampura, Kloter 23), Mansyur Maktar (Lamsel, Kloter 26), Sugito bin Sumarja (Pringsewu, Kloter 9), Ismail Djahri bin M Juhri (Waykanan, Kloter 27), Kursih Abdul Jahim (Lamteng, Kloter 19), Nurbudimas Saleh (Lamteng, Kloter 27) dan Eliyati Abdul Rohim (Waykanan, Kloter 15).
Kasubag Informasi dan Humas, Kanwil Kemenag Lampung, Istutiningsih menjelaskan, menurut informasi yang didapat faktor penyebab meninggalnya jamaah haji asal Lampung dikarenakan usia para jamaah sudah lanjut.
“Ibadah haji inikan ibadah yang menyita fisik, apalagi rata-rata yang berangkat adalah para lansia yang mayoritas didiaknosa ada penyakit bawaan masing-masing, jadi apa boleh buat kami hanya bisa menyarankan untuk membawa seperlunya obat-obatan yang biasa dikonsumsi,” ujarnya, saat ditemui di ruang kerjanya, belum lama ini.
Menurutnya, dibanding tahun sebelumnya, korban meninggal dunia jamaah haji asal Lampung lebih menurun dibandingkan tahun sebelumnya.
“Menurun drastis sih nggak, cuma ya kalau bisa jangan ada,” harapnya.
Istutiningsih juga menjelaskan, di tahun ini , 5.026 jamaah haji asal Lampung menunaikan ibadahnya di tanah suci Mekkah, namun dari seluruh jemaah haji yang berangkat terdapat 8 orang yang menunda keberangkatannya dikarenakan beberapa dari mereka sakit, hamil dan meninggal sebelum keberangkatan.
“4 orang yaitu pasutri ,jadi ada yang turut suami dengan turut istri, istrinya hamil suaminya turut menunda, suaminya sakit istrinya turut suami dan yang 3 lainnya sakit dan 1 meninggal sebelum keberangkatan,”ujarnya.
Untuk diketahui, pada Jumat pukul 18:30, Jamaah Haji akan tiba di Asrama Haji Embarkasi, Rajabasa. (Ramona/Juanda)









