Harianpilar.com, Lampung Utara – Potret buram dunia pendidikan di Lampung Utara (Lampura) kembali terjadi. Kali ini menimpa gedung SMPN 12 Kotabumi, yang dinilai sudah tidak layak, Senin (19/9/2016) sore atap gedung sekolah tersebut ambruk, saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Beruntung kejadian itu di luar aktifitas belajar mengajar.
Dugaan sementara, ambruknya atap sekolah tersebut lantaran kosnstruksi atap gedung yang menggunakan kayu sudah mulai lapuk.
Terkait kondisi itu, Kepala Dinas Pendidikan Suwandi menilai, ambruk atap sekolah tersebut akibat kerusakan konstruksi bangunan yang sudah parah di bagian kayu penopang kuda-kuda.
“Kemungkinan kontruksi kayu yang lapuk, ditambah lagi kondisi hujan deras yang menyebabkan ambruknya atap kelas tersebut. Tahun depan kita prioritaskan perbaikan gedung atau ruang kelas yang atapnya ambruk itu,” tegas Suwandi, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Selasa (20/9/2016).
Menurut Suwandi, bangunan kelas yang atapnya ambruk itu, merupakan bangunan pertama sebelum sekolahan itu aktif melakukan aktivitas ngajar mengajar.
“Bangunan itu merupakan bangunan tahun 2005/2006, dan mulai ditempati tahun 2007/2008,” ungkap Suwandi.
Ditanya apakah pihak sekolahan telah melaporkan kondisi sekolah sebelum terjadi ambruknya atap kelas, Suwandi mengatakan, sejak bulan Juli yang lalu, Kepala Sekolah, Neneng, telah melaporkan kondisi kelas yang sudah mengkuatirkan. Untuk itu, dirinya memerintahkan kepala sekolah segera memasang kayu penyangga kuda-kuda, dan memindahkan kegiatan ngajar mengajar ke ruang kosong lainnya.
Ditanya berapa prioritas sekolahan yang akan diperbaiki tahun depan Suwandi mengungkapkan, pihaknya akan menginventalisir terlebih dahulu data laporan sekolah yang memang mengalami kerusakan dalam kategori berat.
“Kita upayakan perbaikan melalui DAK, Bloggreen (bantuan langpusat) melalui dapodik. Jika tidak bisa diakomodir dari keduanya maka kita upayakan melalui APBD,” pungkas Suwandi, seraya menerangkan bahwa Pemda melalui Diknas telah menganggarkan dana untuk perbaikan sekolah yang mengalami kerusakan parah. (Juanda)









