oleh

Festival Sakura Lambar Pecahkan Rekor Muri

Harianpilar.com, Lampung Barat – Ribuan warga antusias mengikuti rangkaian arak-arakan Sekura sebagai pembuka kegiatan Lampung Barat Nayuh, Minggu (18/9/2016). Acara ini merupakan bagian dari peringatan hari Ulang Tahun (HUT) Lampung Barat ke-25.

Arak-arakan Sekura dimulai dari Jalan Kelurahan Pasar Liwa menuju Lapangan Komplek Pemkab Lampung Barat diikuti oleh 5.454 orang. Semua peserta menggunakan topeng Sekura.

Arak-arakan Sekura ini memecahkan rekor Museum Rekor Indonesua (MURI) dan tertuang dalam surat keputusan Musium Rekor Dunia-Indonesia No : 7588/R.MURI/IX/2016 dianugrahkan kepada Bupati Lampung Barat Mukhlis Basri.

Dalam Sambutnnya, Mukhlis Basri mengatakan Sekura merupakan salah satu budaya masyarakat Lampung Barat yang telah turun-temurun dilestarikan oleh masyarakat. Sekura biasanya diadakaan usai Idulfitri di pekon-pekon.

Menurut Mukhlis, pemecahan rekor dunia arak-arakan Sekura bertepatan dengan HUT Lambar ke-25. Hal ini menjadi momemtum untuk menumbuhkan kebanggaan dan rasa memiliki serta upaya melestarikan budaya yang dimiliki Lampung Barat.

Bupati menambahkan Sekura sudah diakui Unesco sebagai Warisan dunia tak benda dari Lampung Barat. Masyarakat Lampung Barat patut berbangga akan pelestarian budaya Sekura yang menjadi warisan nenek moyang dan telah diakui dunia. (Lis/Mar)