oleh

36 Gapoktan Terima Hand Tractor

Harianpilar.com, Lampung Selatan – Sebanyak 36 Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Kecamatan Palas dan Natar Kabupaten Lampung Selatan mendapat bantuan hand tractor dari Kementerian Pertanian RI melalui jalur aspirasi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI daerah pemilihan (Dapil) Lampung.

Penyerahan bantuan tehknologi alat pertanian kepada 36 gapoktan disalurkan didua tempat, tepatnya pada Jumát (09/09/2016) di Desa Bumirestu Kecamatan Palas sebanyak 30 unit hand tracrot dan 1 unit mesin sedot air, dan hari Sabtu (10/09) di Kecamatan Natar sebanyak 6 unit hand tracrot.

Penyerahan bantuan tersebut diserahkan oleh Anggota Komisi IV DPR RI Sudin, SE dari Fraksi PDI-P, Jumát (09/09/2016) di Desa Bumirestu Kecamatan Palas . Penyerahan bantuan, dihadiri Wakil Bupati Nanang Ermanto, Staf Ahli Bupati Bidang Ekobang Afrudin, Plt Kepala Dinas Pertanian dan TPH Firdaus, Kepala BP4K Noviar Akmal, Kepala Dinas Peternakan Cecep Khairudin, Plt Camat Palas Rika Wati, dan Plh Kepala UPT Dinas Pertanian Palas Rusdi.

Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI-P ini mengatakan, bantuan yang digelontorkan tersebut merupakan bantuan dari Pemerintah Pusat (Kementan, red) melalui jalur aspirasi. Setiap anggota Dewan diwajibkan untuk mengakomodasi aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya masing-masing.

“Alhamdulillah, Provinsi Lampung mendapat jatah hand tractor sebanyak 225 unit, pompa air 200 unit, dan mesin panen padi sebanyak 50 unit. Sedangkan, kabupaten paling banyak penerima bantuan ini di Lampung Selatan,” jelas Sudin.

Dijelaskannya, dalam menunjang peningkatan produksi pertanian dibutuhkan alat-alat pertanian yang mendukung. Oleh karena itu, dengan adanya bantuan tersebut, pertanian di Lampung khsusunya di Lampung Selatan  dapat meningkatkan produksi pertanian yang diharapkan Lampung Selatan mampu menjadi daerah lumbung pertanian.

“Peningkatan produksi pertanian, tentunya dibutuhkan sarana dan prasarana yang mendukung, seperti bantuan ini. Maksud dan tujuan dari bantuan ini pula, supaya pertanian di Lampung Selatan lebih maksimal hasil produksinya,” katanya.

Dilain pihak, Wakil Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto yang juga politisi PDI-P berpesan, bantuan tersebut tidak sepenuhnya gapoktan yang ada di Kecamatan Palas mendapatkannya. Oleh sebab itu, pihaknya berharap agar terciptanya rasa kebersamaan, kekompakan, gapoktan yang menerima bantuan dapat meminjamkan alat bantuan tersebut kepada gapoktan yang belum mendapatkan disaat alat tersebut diperlukan.

“Kemudian, bantuan yang telah diperoleh ini harus dijaga, dirawat supaya fungsi dari alat pertanian tersebut dapat digunakan dengan waktu yang lama,” kata mantan anggota DPRD Lampung Selatan ini.

Lebih jauh Nanang Ermanto mengatakan, meski demikian pemerintah kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan telah berupaya maksimal agar pertanian dapat optimal. Masih saja ada kendala yang dihadapai petani, seperti terbatasnya debit air, keterbatasan jumlah pupuk, lahan pertanian yang kurang subur, dan masih kurangnya alat mesin pertanian yang dimiliki para kelompok tani, serta masih adanya petani yang melakukan pembakaran jerami pasca panen padi.

“Untuk itu, bantuan yang diberikan tidak hanya sebatas alat mesin pertanian, tetapi sarana dan prasarana pertanian lainnya. Sehingga, kesejahteraan masyarakat petani juga meningkat,” pungkasnya. (Saiful/Mar)