Harianpilar.com, Lampung Utara – Wakil Bupati (Wabup) Lampung Utara (Lampura) Sri Widodo, menyatakan ada mobil ambulan yang ada di lingkup Dinas Kesehatan (Diskes) kondisinya memprihatinkan. Namun sayangnya dia tidak merinci lebih lanjut mobil yang dimaksud.
Sri Widodo mengaku diperintahkan Bupati Agung Ilmu Mangkunegara untuk mengecek kondisi ambulan dan mengumpulkan Kepala Puskesmas untuk lebih meningkatkan lagi pelayanan kesehatan.
“Kita sama-sama bisa lihat pak Bupati Agung begitu konsen pelayanan kesehatan. Untuk itu kita cek ambulan-ambulan, mana yang masih layak jalan dan tidak layak jalan,” ujar Widodo saat melakukan pengecekan ambulan di halaman kantor Dinas Kesehatan (Diskes), Selasa (30/8/2016).
Lebih lanjut Sri Widodo mengungkapkan di dalam mobil ambulan dilengkapi dengan berbagai macam peralatan medis. “Di dalam mobil ambulan dilengkapi dengan berbagai peralatan medis seperti; oksigen, obat-obatan sehingga kesan pelayanan terlihat dengan baik dan siap siaga,” kata Sri Widodo, pada saat mengecek kendaraan ambulan di Diskes setempat.
Lebih lanjut Widodo mengatakan, dengan adanya pengecekan ambulan ini diharapkan kedepan ambulan standar. Dengan artian di dalam ambulan ada oksigen, obat-obatan sehingga kesan pelayanan terlihat dengan baik dan siap siaga.
Bahkan tahun 2017 mendatang Menteri Kesehatan akan memberikan bantuan mabulance dan sepeda motor untuk bidan-bidan. “Mobil yang sudah tidak layak pakai akan di tarik dan diperbaiki untuk membantu operasional di Diskes. Tetapi jika sudah tidak bisa diperbaiki lagi maka akan kita laporkan ke bagian Aset. Jangan sampai saat ada pasien yang ingin di rujuk mobil ambulannya malah macet saat di stater,” kata Wabup.
Ditambahkan Widodo, rencananya pada tahun 2017 pihaknya akan menambah anggaran tanggap siaga akan coba di tambah. Agar dalam memberikan pelayanan gratis, termasuk pengadaan Driver di setiap puskesmas.
Nantinya semua akan diperbaiki lagi mulai dari nomor call center dan stiker-stiker. “Saat ini program tanggap siaga kita perkuat anggarannya mengingat pengalaman sebelumnya yang tidak baik pernah terjadi. Baik operasional maupun drivernya sudah di flotkan oleh pak Bupati Agung. Sehingga kedepan tidak ada alasan lagi, jadi tinggal menjemput masyarakat saja semua sudah stand bay,” tuturnya.
Ditempat yang sama Kepala Diskes Hj.Maya Metissa menyatakan, tahun ini ada 10 ambulan yang akan diganti mulai dari Puskesmas Tanjung Raja, Semuli Raya, Gedung Negara, Madukor, Tatakarya, Karang Sari, Abung Timur, Cempaka, Tulang Bawang Baru dan Puskesmas Wonogiri.
Selain itu penguatan ditingkat Puskesmas juga harus dilakukan, mulai dari Sumber Daya Manusia dan sarana-prasarananya.” Tugas saya menyampaikan program-program pak Bupati Agung Ilmu Mangkunegara dengan memberikan pelayanan gratis yang berkwalitas. Kemudian mengecek kondisi puskesmas, pustu dan pusdes serta rumah bidan terjaga atau tidak. Untuk itu saya harapkan kedepan setiap Puskesmas bisa menjaga moto dan kwalitas. Dengan adanya akreditasi masyarakat tidak perlu ragu,” pungkasnya. (Iswant/Yoan)








