oleh

Kesadaran Siswa Melakukan Perbaikan Nilai UN Rendah

Harianpilar.com, Tanggamus – Antusias siswa SMA untuk melakukan perbaikan nilai ujian nasional (UN) tahun ajaran 2015/ 2016 masih sangat rendah. Hal ini dibuktikan dengan jumlah siswa yang melakukan perbaikan nilai, yang dipusatkan di SMA Muhammadiyah Kotaagung, pada Selasa (30/8/2016) hanya enam siswa.

Pelaksana perbaikan UN 2016, Yeri Haryanto beranggapan, jika hal ini disebabkan karena kesadaran siswa untuk memperbaiki nilai masih kurang. Sebab pola saat ini UN perbaikan sifatnya hanya mandiri, atau kata lain yakni peserta harus mendaftarkan diri sendiri berdasarkan kesadaran mereka. Dimana para siswa yang merasa nilainya dibawah setandar harus lebih pro aktif dengan cara melihat pengumuman jika ingin mengikuti UN. Mereka merasa puas dengan nilai yang didapat meskipun nilainya masih dibawah nilai yang telah ditentukan, sehingga yang bersangkutan enggan melakukan perbaikan nilai.

“Data siswa yang mengikuti ujian susulan yang kami terima dari pusat, hanya berjumlah enam siswa. Disana sudah ada nama, nomor peserta ujian, serta jadwal kapan mereka akan melaksanakan ujian, kalau untuk nama sekolah kami tidak mengetahuinya, dan siswa akan diberikan mata pelajaran sesuai dengan apa yang telah diusulkan oleh mereka sendiri kepusat sebelumnya,” kata Yeri, Selasa (30/8/2016).

Lebih lanjut ia mengatakan, dari enam siswa yang akan mengikuti perbaikan nilau UN, empat diantaranya telah melakukan perbaikan. Dimana pada hari pertama pelaksanaannya yakni hari Senin satu siswa dan pada hari Selasa tiga siswa, sementara kegiatan ini akan terus berlangsung selama enam hari, yakni pada tanggal 29, 30, dan 31 Agustus serta tanggal 1, 5 dan 6 September.

“Selama enam hari ini kita menunggu siswa yang akan melakukan perbaikan, batas waktu mengerjakan soal 60 menit untuk mengerjakan 60 soal, setelah mereka selesai mengerjakan, soal otomatis akan langsung terkirim, dan komputer akan mati dengan sendirinya jika waktunya habis. Siswa yang mengikuti ujian terdiri dari siswa SMA empat orang, SMK dua orang, namun ada juga siswa yang berasal dari luar Kabupaten Tanggamus yang mengikuti ujian disini, karena pelaksananya bisa dimana saja,” terangnya.

Masih menurut Yeri, jika ditunjuknya SMA I Muhamadiyah sendiri selaku pelaksana, berdasarkan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tanggamus. Hal ini dikarenakan fasilitas di sekolah tersebut telah memenuhi persyaratan untuk menyelenggarakan perbaikan. “Karena Disdikbud juga melihat dari server serta fasilitasnya lengkap, dan bisa melakukan perbaikan  nilai UN, dan mudah-mudahan kegiatan ini tidak ada kendala hingga akhir pelaksanaan,” tukasnya. (Ron/Mar)