oleh

Bupati Lamteng akan Ciptakan Gebrakan Baru

Harianpilar.com, Lampung Tengah – Setelah sukses menggelar aksi pengibaran satu juta bendera dari Lampung Tengah untuk Indonesia, Bupati Lampung Tengah Mustafa menyatakan siap menciptakan terobosan-terobosan baru bagi masyarakat Lampung Tengah.

Hal ini diungkapkan Mustafa usai menghadiri perayaan HUT Kampung Rama Dewa, Kecamatan Seputihramah, Minggu (21/8/2016). Ia juga mengajak masyarakat untuk memiliki semangat yang sama dalam mewujudkan perubahan.

“Tidak berhenti sampai disini, kedepan kami akan melakukan gebrakan-gebrakan baru lainnya yang bersifat humanis, nasionalis dan kemasyarakatan, yang diharapkan dapat mewujudkan perubahan yang lebih baik bagi Lampung Tengah dan Indonesia pada umumnya,” ungkap Mustafa.

Dia menambahkan dibutuhkan aksi nyata jika ingin membangun Lamteng yang lebih baik. Namun tak hanya sekedar program kerja, pemerintah dan masyarakat harus berjiwa inovatif yang mampu menciptakan perubahan-perubahan kearah positif.

Masyarakat, kata dia, juga harus proaktif mendukung program pemerintah. Tanpa sinergitas masyarakat dan pemerintah, ditegaskan Mustafa, mustahil akan mencapai cita-cita pembangunan di Bumi Jurai Siwo.

“Syarat mewujudkan perubahan adalah keinginan dan tekad mau berubah. Pemerintah dan rakyat harus selaras, terus berinovasi dan mampu membuat gebrakan-gebrakan yang melahirkan perubahan. Kita harus berani memulainya dari sekarang. Apa saja gebrakan tersebut? Ditunggu saja….” pungkanya.

Terkait penghargaan Rekor MURI dalam aksi pengibaran satu juta bendera, ini bukan kali pertama Lampung Tengah berhasil memecahkan rekor-rekor Indonesia. Sebelumnya beberapa rekor MURI berhasil dipecahkan di berbagai bidang.

Atas penghargaan tersebut, Mustafa mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah berpartisipasi, begitu juga dengan panitia yang telah bekerja keras menyukseskan acara tersebut. “Mudah-mudahan ini menjadi langkah awal bagi Lampung Tengah untuk lebih solid, terjalinnya kekompakan, kebersamaan dan semangat cinta tanah air,” pungkasnya. (Herman/Mar)