oleh

UBL Maknai HUT RI Refleksi Perjuangan Pahlawan

Harianpilar.com, Bandarlampung – Peringatan hari ulang tahun (HUT) kemerdekaan Republik Indonesia ke-71 tahun,  melalui dua kegiatan utama yakni upacara bendera dan berbagai perlombaan bernuansa nasionalis-patriotik dijadikan Univeristas Bandar Lampung (UBL) sebagai ajang pengrefleksikan diri terhadap sejarah perjuangan para pahlawan bangsa.

Hal itu disampaikan Rektor UBL Dr. Ir. M. Yusuf. S. Barusman, M.B.A., dalam amanat pembina upacara bendera HUT Kemerdekaan RI bersama ratusan sivitas akademika yakni para dosen, mahasiswa, staf, hingga karyawan di lapangan gedung C,Kampus A,Drs. H. RM. Barusman, Rabu (17/8/2016).

Yusuf mengingatkan peringatan hari istimewa ini tidak hanya menjadi tonggak berdirinya negara Indonesia. Tapi juga memaknai bukti perjuangan para pahlawan,pejuang dan pendiri bangsa.

“Dirgahayu ini menjadi pertanda usaha kita dalam mempertahankan kemerdekaan bangsa dan Negara. Kita wajib bersyukur karena jasa pendahulu hingga saat ini menjadi negara merdeka. Soalnya kemerdekaan diraih dengan tidak mudah. Kita harus jatuh bangun dijajah berbagai negara lain,yang terlama 350 tahun ditangan Belanda. Lewat momen ini, saya mengajak kita semua untuk mengisi kemerdekaan dengan cara-cara yang positif,” jelasnya.

Melalui momen hari kemerdekaan ini, Rektor mengajak sivitas akademika UBL untuk juga peduli pada lingkungan sekitar, tidak hanya ditingkat lokal, domestik, regional. Tapi hingga nasional dan internasional.

“Kita tidak boleh menutup mata, telinga, hati dan pikiran kita terhadap masih besar,banyak serta beragamnya bentuk penjajahan. Bahkan, hingga kini tidak banyak negara yang memperoleh kemerdekaan. Buat didalam negeri, kita juga harus mawas diri dengan menjaga kemerdekaan dari berbagai rongrongan didalam dan luar negeri,” imbuhnya.

Ke depan, Yusuf mengajak para peserta upacara untuk bersama-sama melaksanakan kewajiban dalam mempertahankan kemerdekaan melalui berbagai upaya yang positif, terutama dalam menopang dan menunjang eksistensi pembangunan nasional.

“Kepeduliaan semua pihak harus sesuai dengan potensi kita.Segala yang ada di Lampung, nasional dan tiap negara kita harus peduli. Harus dimulai dari lingkup terkecil kita dulu. Perlu kesadaran semua pihak sebagai wakil penerus perjuangan tokoh-tokoh (kemerdekaan) bangsa,” katanya.

Sedangkan disisi lain, terkait perlombaan.Ketua Panitia Pelaksana Lomba HUT Kemerdekaan RI UBL Dra. Yulfriwini, M.T., menegaskan selain rutin melaksanakan upacara kenaikan bendera. Kampus berjargon ‘solution for present and future’ ini juga rutin menyelenggarakan berbagai perlombaan bergenre permainan pengisi kemerdekaan bagi seluruh sivitas akademika UBL. (Rls/JJ)