Harianpilar.com, Bandarlampung – Lulusan Sekolah Menegah Tehnik Industri (SMTI) Bandarlampung, diharapkan mampu menembus pasar Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2016. Untuk itu, DPRD Provinsi Lampung meminta Pemprov Lampung, melalui Disnaker untuk memfasilitasi setiap perusahaan untuk menyekolahkan pegawainya di SMTI.
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Lampung Elly Wahyuni mengatakan, SMTI lebih baik dalam pematangan Skill dan patut dicontoh dalam progres penyerapan tenaga kerjanya di dunia pasar kerja di banding lulusan SMK .
“SMTI itu sekolah kejuruan yang patut dicontoh, mereka itu sekarang sudah banyak bekerjasama dengan perusahaan-perusahaan besar dan siswanya sudah bisa direkruitmen untuk mulai bekerja, belum mendapat ijazah pun mereka sudah bisa kerja karena skillnya itu,” ujar Elly, saat ditemui di ruangannya, Selasa (7/6).
Untuk itu, kata Elly, saat ini Disnaker sudah mulai melakukan penjajakan untuk mencoba melakukan pendekatan pada perusahaan-perusahaan yang mengutamakan pekerja yang bersertifikat berkompeten.
“Kita minta kepada Disnaker untuk bisa memfasilitasi setiap perusahaan, ya sebagai perantara lah, agar setiap karyawannya bisa bersekolah gratis di SMTI dan mendapatkan sertifikat,” kata Elly. (Ramona/JJ)









