oleh

Pemkab Mesuji Terus Entaskan Angka Kemiskinan

Harianpilar.com, Mesuji – Angka Kemiskinan Kabupaten Mesuji tahun 2014 capai 6,57 persen, dari total jumlah penduduk 314. 697 ribu jiwa. Tingginya angka kemiskinan di Kabupaten Mesuji membuat Tim Koordinasi Penanggulan Kemiskinan (TKPK) Mesuji bergerak cepat, bahkan berbagai program unggulan dikucurkan dalam penanggulangan kemiskinan tersebut.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Mesuji Sukarman, melalui Sekertaris Bappeda Sayyid Nasir, mengatakan dengan tingginya angka kemiskinan di Kabupaten Mesuji, tentunya menjadi kendala dalam pelaksanaan pembangunan. Namun, pihaknya akan terus berupaya mengentaskan kemiskinan dengan berbagai upaya.

“Untuk mengentaskan kemiskinan Pemkab Mesuji sudah melakukan berbagai langkah, diantaranya melalui berbagai macam program unggulan,” paparnya.

Tak hanya itu, lanjut Sayyid, dalam pengentasakan kemiskinan Bappeda juga telah melakukan rapat kelompok kerja (Pokja) pada tanggal 1 sampai 5 Mei bersama dengan TKPK Provinsi serta melakukan kunjungan kerja ke dua kabupaten diluar provinsi Lampung.

“Berbagai terobosan kita lakukan, termasuk stadi banding ke dua kabupaten yakni Kabupaten Seleman, dan Seragen, Provinsi Jawa Tenggah. Tujuannya yakni melihat berbagai program kerja penanggulangan kemiskinan serta sistem penangganannya. Stadi banding ini untuk mengadopsi sistem penanggulangan kemiskinan di Mesuji kedepan,” imbuhnya.

Lebih lanjut Sayyid memaparkan, bila mengacu pada jumlah penduduk di Kabupaten Mesuji, berdasarkan data penduduk dari Disdukcapil mencapai 314. 697 ribu sampai per-Desember 2015. Lain hal data dari Badan Pusat Stasistik (BPS) angka kemiskinan di tahun 2014, sebanyak 11,22 persen, Lampung 14, 21 persen dan Mesuji 6, 57 persen.

“Memang bila dilihat dari persentase angka kemiskinan di Mesuji mencapai 6,57 persen. Angka ini terbilang kecil. Namun, meskipun hanya 6,57 persen Pemkab Mesuji terus berupaya untuk mengentaskan kemiskinan. Dengan melibatkan TKPK melalui berbagai program,” tukasnya. (Sandri/Mar)