oleh

Geger, Mayat Perempuan Mengapung di Sungai

Harianpilar.com, Lampung Utara – Geger, mayat perempuan yang diketahui bernama Fina Lindia (18) ditemukan terapung di aliran Sungai Batanghari, Desa Ulak Durian, Kelurahan Kotabumi Ilir, Lampung Utara (Lampura), Senin (9/5/2016).

Jasad warga LK. 3 Dusun Bangurrejo, Kelurahan Sindangsari yang merupakan pelajar kelas II SMK Muhammadiyah Kotabumi ini, ditemukan pertama kali oleh Sapri (52) warga RK 4 Desa Fajar Ratu, Kecamatan Kotabumi Ilir, dalam keadaan tersangkut di aliran sungai dengan kondisi wajah yang nyaris tidak dapat dikenali lagi dengan masih mengenakan seragan sekolah pramuka.

Dijelaskan Sapri, pada saat itu dirinya sedang mengangkat keramba ikan di aliran sungai tersebut. Pada saat itu pula dirinya melihat tubuh Vina sudah mengambang dan mengeluarkan bau yang tidak sedap.

”Saya lihat mayat perempuan itu tersangkut di ranting yang terletak di tengah aliran sungai. Saya langsung lari kasih tahu warga yang lain,” jelasnya.

Setelah memberitahu warga sekitar, Sapri beserta warga langsung mengevakuasi jasad tersebut dengan menggunakan sampan dan langsung menarik korban ke tepian sungai. Sebagian warga lain melaporkan atas kejadian tersebut ke Polres Lampung Utara.

Tak lama kemudian, anggota Kepolisian Resort Lampung Utara (Lampura) mendatangi lokasi kejadian dan langsung melakukan evakuasi dibantu dengan warga sekitar kemudian dibawa ke RSU Ryacudu Kotabumi, untuk dilakukan visum et repertum.

Sementara itu Tim Identifikasi Polres Lampung Utara, Aiptu. Suroto menjelaskan bahwa jasad tersebut tewas 3 hari sebelum ditemukan.

”Diperkirakan tiga hari,” jelasnya singkat.

Terpisah, Susilawati Kepala SMK Muhammadiyah tempat korban bersekolah membenarkan bahwa Vina adalah siswinya. Pihak sekolah sudah dikabarkan keluarga Vina tentang menghilangnya siswinya itu sejak Sabtu (7/5/2016) lalu.

“Kami diberitahu keluarga Vina bahwa sejak Sabtu dia tidak pulang ke rumah,” terang Susi.

Menurut Susi, Vina adalah sosok periang dan berkelakuan baik.

“Dia anak yang tekun, rajin serta periang dan aktif,” pungkasnya.

Kapolres Lampung Utara AKBP Dedi Supriyadi, melalui Kasat Intel AKP Edi Kurniawan mengatakan penemuan mayat siswi SMK Muhammadiyah Kotabumi itu, sekitar pukul 11.00 WIB, Senin (9/5/2016), Korban ditemukan warga di sungai.

“Jasad korban ditemukan di Way Rarem, Desa Ulakdurian, Kotabumi. Identitas korban diketahui bernama Vina Lindia binti Ilham, dengan alamat Desa Sindangsari, Kotabumi Kota. Dia adalah pelajar di SMK Muhammadiyah Kampungbaru,” kata Kasat Intel Edi Kurniawan.

Lebih lanjut Edi Kurniawan menjelaskan, kronologis kejadian pada Sabtu (7/5/2016), pukul 07.00 WIB, korban berangkat sekolah, hingga sore hari korban tidak pulang ke rumah.

Kemudian, pihak keluarga korban langsung melaporkan peristiwa hilangnya Vina ke Polres Lampung Utara.

“Dan pada hari ini, korban ditemukan sudah jadi mayat,” kata dia.

Pihak kepolisian sudah mendatangi TKP dan melakukan pemeriksaan terhadap para saksi serta masih mengumpulkan barang bukti.

“Dan Unit Forensik Reskrim Lampung Utara membawa jazad korban ke RSU Ryacudu Kotabumi,” kata dia. (Iswant/Yoan/Juanda)