Harianpilar.com, Mesuji – Banyaknya peredaran narkoba di Kabupaten Mesuji, nampaknya memaksa berbagai organisasi aktif melakukan sosialisasi untuk perang terhadap narkoba di kabupaten tersebut. Salah satunya Karang Taruna Kabupaten Mesuji yang terus aktif melakukan sosialisasi tentang bahayanya narkoba terlebih telah merambah di tingkat sekolah. Mengingat salah satu siswi tingkat pelajar SMA/SMK di Mesuji tertangkap tangan membawa narkoba beberapa pekan lalu.
Ketua Karang Taruna Kabupaten Mesuji Agung Subandara, mengatakan bahayanya narkoba tentunya harus segera diberantas dan harus diperangi, apalagi narkoba telah merambah di tingkat sekolah. “Bahayanya narkoba tentunya harus segera diberantas. Apalagi sudah masuk ke dunia pendidikan dan ini harus segera diperangi. Ini tugas kita semua untuk memberantasnya,” papar Agung, Sabtu (30/4/2016).
Takhanya narkoba, peredaran senajata api (senpi) rakitan juga harus kita berantas. Karena dua hal ini sangat sering tertangkap tangan oleh pihak yang berwajib. Untuk itu dirinya tidak bosan- bosan menyatakan perang. “Kalau untuk narkoba dan senpi rakitan setiap pertemuan kita benar-benar menyatakan perang. Karena dua hal ini tidak ada manfaatnya. Baik untuk kesehatan dan juga mental para pemuda,” ujarnya.
Peredaran narkoba dan senjata api rakitan di Mesuji cukup memprihatinkan, sebab dapat berakibat fatal terhadap pemuda terutama dikalangan pelajar sebagai penerus bangsa. “Narkoba sudah jelas merusak, baik itu pikiran mental terutama kesehatan. Tidak hanya itu efek samping dari pemakaian jangka panjang yang membuat pemakainya merasakannya,” imbuhnya.
Sementara lanjut Agung, untuk senpi rakitan ketika dirinya tidak bisa membeli narkoba, maka secara otomatis mereka memikirkan bagaimana untuk bisa mendapatkannya. Senjata rakitan itulah mereka mencari jalan untuk bisa menikmati narkoba lagi. “Kalau seperti ini terus mau jadi apa generasi penerus kita nantinya sementata kita yang telah dewasa akan bertambah umur dan digantikan oleh mereka. Sedangkan generasi penerus kita sudah banyak yang menjadi korban dari bahayanya narkoba,” tegas agung.
Tidak hanya menyatakan perang Agung, dalam setiap agenda karang taruna juga kemberikan solusi terhadap para pemuda. Dengan mencanangkan program Ekonomi Kreatif yang dimana tujuannya adalah membuat para pemuda bisa berfikir kreatif untu mendapat penghasilan tambahan. “Nanti dulu kita berbicara dengan usaha yang membutuhkan modal besar. Dengan memanfaatkan pekarangan rumah saja kita bisa contoh memanam pepaya, cabai dan lainnya karena ini yang bisa menopang serta membawa penghasilan bagi perekonomian masyarakat atau pemuda,” jelasnya.
Kenapa mencanangkan program ekonomi kreative kalau remaja dan pemuda kita sudah mapan dan memiliki kesibukan yang lainnya dengan sendirinya mereka lupa untuk mengkonsumsi narkoba. Meraka menggunakan narkoba sudah bisa dipastikan tidak memiliki pekerjaan. “Coba kalau memiliki pekerjaan secara tidak langsungkan ada beberapa test yang mesti di lalui dari kesehatan dan lainnya. Nah sekatang waktunya bagi kita untuk sama- sama bergerak menyatakan perang terhada narkoba,” tukasnya (Sandri/Mar)









