oleh

Dishut Kalsel Belajar HKM ke Korut

Harianpilar.com, Tanggamus – Lembaga Pelatihan dan Pemagangan Usaha Kehutanan Swadaya (LP2UKS) Konsursium Kotaagung Utara (Korut) menerima rombongan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dan kabupaten serta ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kalimantan Selatan, Kamis (21/4/2016) di kantor sekretariat Korut Pekon Gisting Atas, Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus.

Rombongan yang berjumlah 27 orang tersebut merupakan perwakilan dari Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan beserta 6 Dinas Kehutanan Kabupaten Tanah Laut, Dinas Kehutanan Kabupaten Tanah Bumbu, Dinas Kehutanan Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Dinas Kehutanan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Dinas Kehutanan Kabupaten Balangan dan Dinas Kehutanan Kabupaten Tabalong, serta 6 Gapoktan yang dibawa oleh Dinas Kehutanan Kabupaten masing-masing tersebut.

Ketua rombongan, Lanang Budi Wibowo,MP yang juga merupakan Kepala Bidang Rehabilitasi Hutan dan Lahan (Kabid RHL) Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan mengatakan tujuan kunjungan ke Provinsi Lampung khususnya Kabupaten Tanggamus adalah sebagai study banding dalam pembinaan kelompok tani HKM (Hutan Kemasyarakatan), serta ingin melihat langsung kinerja LP2UKS Korut yang telah menunjukan keberhasilannya sebagai pembina serta pendamping kelompok tani HKM yang ada di Kabupaten Tanggamus.

“Tujuan kami ke sekretariat Korut di Kabupaten Tanggamus ini adalah untuk belajar dari keberhasilan yang telah dicapai oleh Korut dalam membina sekaligus pendamping terhadap kelompok-kelompok tani HKM yang ada di Kabupaten Tanggamus, seperti yang telah kami dengar sebelumnya, sekaligus pembuktian terhadap informasi yang kami dapat tentang keberhasilan tersebut, agar bisa diterapkan di Provinsi Kalsel,” katanya.

Lanang Budi Wibowo mengungkapkan bahwa dirinya sangat mengapresiasi kinerja Korut serta kemauan dan kekompakan para petani di Tanggamus dalam mengelola hutan dengan melihat beberapa jenis hasil produksi yang ditampilkan sekaligus mencoba hasil produksi karya kelompok tani yang kesemuanya berbahan baku dari hasil tanaman kelompok dan diolah serta diproduksi sendiri oleh kelompok tani HKM tanpa merusak ekosistem yang ada dihutan HKM.

“Menurut saya kelompok tani HKM dibawah binaan dan pendampingan Korut ini adalah nomor dua terbaik setelah Jogjakarta,dengan melihat kreatifitas para petani yang telah dapat menghasilkan berbagai jenis produk obat-obatan dan makanan serta karya seni lainya yang diciptakan sendiri oleh para kelompok tani dengan menggunakan bahan baku yang ditanam dan diolah sendiri oleh kelompok tani tersebut,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur LP2UKS Korut, Fajar Sumantri mengungkapkan bahwa pihaknya sangat berterima kasih dan bangga atas kedatangan rombongan dari Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel dan kabupaten Kalsel tersebut, karena dengan adanya kunjungan ini dapat memacu semangat para kelompok tani dibawah binaanya untuk bekerja lebih baik lagi dan dapat berbagi pengetahuan tentang manfaat adanya kelompok tani agar bisa berusaha memenuhi kebutuhan keluarga dengan memanfaatkan lahan Hutan HKM sekaligus menjaga dan melestarikanya.

“Kami sangat senang sekaligus bangga dengan adanya kunjungan ini, kami berharap agar anggota kelompok dapat lebih bersemangat untuk mempertahankan dan mencapai keberhasilan yang lebih baik lagi dalam pemanfaatan hasil hutan sekaligus menjaga dan merawat serta melestarikan hutan tersebut. “Tukasnya saat ditemui diselah-selah acara penyambutan tersebut.

Setelah selesai acara penyambutan dan temu wicara di sekretariat Korut, rombongan dari Provinsi Kalsel yang didampingi oleh Direktur dan beberapa staf Korut lainya berkunjung ke sekretariat Gapoktan Beringin Jaya di Pekon Margo Yoso, Kecamatan Sumber Rejo, Kebupaten Tanggamus yang pada tahun 2009 lalu berhasil mendapatkan kucuran dana sebesar Rp1,7 miliar. (Agus/Mar)