oleh

TBC Serang 186 Warga Lampura

Harianpilar.com, Lampung Utara – Penderita penyakit Tuberclose (TBC) di Kabupaten Lampung Utara (Lampura) nampaknya masih tinggi. Hingga bulan Maret 2016 Dinas Kesehatan (Diskes) Lampung Utara mencatata sebanyak 186 orang.

Sebelumnya pada tahun 2015 lalu sebanyak 800 orang. Plt Kepala Dinas Kesehatan Lampura Yuzar mengatakan, penderita yang berjumlah 800 orang lebih merupakan data Organisasai Kesehatan Sedunia (WHO). “Ditahun 2015yang lalu, kita hanya mendeteksi sebanyak 400 orang penderita saja,”ujar Yuzar didampingi Kasi Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungn (P2PL) M. Yusuf kepada awak media, Rabu(20/4/2016).

Yuzar menjelaskan, untuk penangangan TBC, semakin banyak yang dideteksi kemudian ditangani, maka hal itu merupakan prestasi Diskes karena sudah mampu menangani penderita dengan jumlah yang besar. “Artinya, dari jumlah delapan ratus orang, sebisa mungkin jumlah itu dapat ditangani semua. Itu yang merupakan prestasi,” kata dia.

Dalam penanganan TBC, pihaknya melalui tenaga medis menggunakan sistem berobat selama enam bulan dengan diawasi oleh petugas puskesmas. Dengan menggunakan obat dalam bentuk Fix Dosage Combination atau gabungan. Untuk menekan tingginya angka penderita TBC, pihaknya terus melakukan sosialisasi melalui petugas Puskesmas dan para bidan desa. “Melalui tahapan sebelumnya yakni dengan dilakukan pemeriksaan Mikroscopys.

Diharapkan, kepada masyarakat menderita batuk berdahak lebih dari dua pekan hendaknya dapat melakukan pemeriksaan karena orang tersebut dicurigai menderita TBC. Kemudian, petugas medis akan melanjutkan untuk dilakukan pemeriksaan Mikroscopys,”pungkasnya. (Iswant/Yoan)