oleh

Diproyeksi, 2016 Infrastruktur Lampung 70 Persen Mantap

Harianpilar.com, Bandarlampung – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus berbenah membangun di berbagai sektor, baik infrastruktur, pertanian, transportasi dan lainnya. Pembangunan yang dilakukan disinergikan dengan program pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Lampung, Sumarju Saeni mengatakan, di bawah kepemimpinan Gubernur M. Ridho Ficardo Pemprov Lampung terus membangun, ini sesuai visi misi dan program unggulan.

“Diharapkan pada tahun ini infrastuktur jalan kita, bisa mencapai 70 persen mantap, pada tahun anggaran 2016 ini, salah satu prioritas pembangunan bidang infrastruktur yakni pembangunan dan rehabilitasi ruas jalan provinsi sepanjang 150 kilometer (KM),” jelasnya, di ruang kerjanya, Senin (19/4/2016).

Tidak hanya itu, Pempov Lampung juga terus membantu mempercepat pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) tahap I, yakni ruas Bakauheni – Terbanggibesar, serta mempersiapkan JTTS tahap II ruas Terbanggibesar – Mesuji.

Di bidang perhubungan, Pemprov Lampung berbenah untuk segera mewujudkan Bandara Radin Inten II, Lampung Selatan, menjadi Bandara Internasional. “Upaya yang akan dilakukan pada tahun ini adalah melakukan renovasi terminal penumpang dan pemasangan 2 unit garbarata. Sedangkan untuk Bandara Pekon Serai landasan pacunya yang semula cuma 100 M x 23 meter, diperpanjang dan diperlebar menjadi 200 M x 30 meter,” tambahnya.

Sedangkan untuk di bidang perhubungan laut, yakni fasilitasi keperintisan angkutan laut rute Mesuji-Simatera Selatan-Bangka Belitung-Jakarta. Juga dukungan operasional dermaga Wiralaga, Singai Sidang dan pelabuhan rintisan Terpadu Bengkunat.

Angkutan masal Kereta Api juga mendapatkan perhatian yakni dengan pengadaan lahan shortcut Rejosari-Tarahan sepanjang 36 km, serta dukungan fasitasi konstruksi double track (Cempaka-Rejosari) yang melintasi Kabupaten Lampung Utara, Lampung Tengah, Pesawaran dan Lampung Selatan.

Yang tidak kalah pentingnya yaitu infrastruktur dibidang Pertanian;  mengingat bidang inilah yang menjadi tumpuhan hidup sebagian besar Penduduk Lampung. Program pada tahun 2016 yakni disamping melanjutkan program program pada tahun sebelumnya juga pengembangan dan pengelolaan jaringan irigasi dengan cakupan 16. 640 hektar dari 21. 045 hektar yg merulakan kewenangan Provinsi Lampung.

Pembangunan tiga bendungan Segala Mider, Sukaraja III dan Way Sekampung serta peningkatan daerah irigasi Jabung yang dibiayai dari APBN perlu didukung dan difasilitasi dengan baik sehingga tidak menimbulkan gejolak sosial dan justru sebagai daya ungkit dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat.

Diharapkan pemerintah Kabupaten/Kota segera menyusun materi teknis dan Perda Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan sesuai amanat UU No.41 Tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan. (Fitri/Juanda)