oleh

Lulusan SMK Paling Diminati Pasar Tenaga Kerja

Harianpilar.com, Bandarlampung – Pemerintah Provinsi Lampung saat ini mengupayakan untuk mengembangkan potensi tenaga kerja yang ada di provinsi Lampung, khususnya bagi lulusan  Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Berdasarkan data yang dihimpun, saat ini lebih banyak alumni SMK yang menjadi incaran pasar kerja, karena skill yang dimiliki lulusan SMK sangatlah matang untuk langsung dipekerjakan.

“Ya kita maunya kalau anak-anak ini ketika lulus langsung masuk ke pasar kerja, untuk saat ini kan persoalan kita soal pengangguran. Lulusan SMK saat ini sangat diminati pasar kerja,” ujar Staff ahli Gubernur Bidang Pembangunan Fahrizal Darminto, saat ditemui seusai monitoring UN di SMKN 3 Bandarlampung, belum lama ini.

Fahrizal menjelaskan salah satu upaya yang dilakukan Pemprov dalam mengatasi problem tenaga kerja yaitu, mengkaji pembangunan hotel yang berbasis pendidikan di sektor pariwisata.

Saat ini , lanjutnya , para lulusan sekolah yang memiliki jurusan seperti mesin, elektro, dan terutama perhotelan/pariwisata memang sangat dicari oleh para pengelola perhotelan dan perusahaan jasa perjalanan wisata di Bandarlampung.

“Bermodal dari data dan fakta tentang lulusan SMK pariwisata yang banyak dicari tersebut. Untuk itu, ke depan Pemerintah Provinsi akan mengkaji adanya rencana pembangunan hotel berbasis pendidikan di Lampung sebagai sarana praktek para siswa SMK hotel/pariwisata,” ujarnya.

Tak hanya itu, ia juga membeberkan nantinya juga hotel yang akan dibangun tersebut selain berfungsi sebagai sebuah wahana pendidikan kepada para siswa yang melakukan praktik kerja lapangan (PKL), hotel itu juga akan dibangun layaknya tempat penginapan yang mengedepankan pelayanan sebagai napas utama dalam sektor jasa.

“Namun terlebih, tentunya kita akan lakukan sinkronisasi dengan program gubernur yang salah satunya juga berkaitan dengan pengembangan pembangunan di sektor pariwisata,” bebernya .

Rencana pembangunan hotel berbasis pendidikan ini sejalan dengan program studi kepariwisataan Universitas Lampung (Unila), yang diharapkan nantinya tidak hanya memperoleh gelar semata, tetapi harus mampu menciptakan sebuah kreativitas dan karya bagi pengembangan pariwisata di Provinsi Lampung.

“Kita berharap hal ini dapat segera dipraktikkan secara langsung ketika mahasiswa tersebut telah diwisuda. Dimana pada prodi ini materi yang diterapkan berbasis aplikatif. Artinya ilmu yang telah didapat mahasiswa dapat langsung di realisasikan di lapangan, sehingga dapat memberikan kontribusi tersendiri bagi kemajuan perkembangan pariwisata,” harap Fahrizal. (Ramona/JJ).