Harianpilar.com, Tanggamus – PT. PLN Rayon Talang Padang mendapatkan kritikan pedas dari para konsumennya yang ada di Pekon Kedaloman, Kecamatan Gunung Alip, Tanggamus. Kritikan tersebut dilontarkan bukan tanpa dasar, warga yang merasa selalu memenuhi pembayaran listrik di setiap bulannya, tidak berbalas dengan pelayanan maksimal dari perusahaan berplat merah tersebut.
Bagaimana tidak, masyarakat yang seharusnya merasakan kenyamanan dalam menggunakan aliran listrik, ini masih dihantui dengan terjadinya byarpet yang dinilai sudah tidak wajar. Dalam satu hari, masyarakat Pekon Kedaloman dan sekitarnya harus merasakan byarpet sebanyak lima kali. Tentu dengan adanya byarpet seperti minum obat tersebut, membuat sejumlah alat elektronik rusak.
“Pokoknya kayak minum obat mas, sehari bisa lima kali listrik padam. Tentu kita kesal mas, kewajiban membayar listrik kita penuhi, tapi hak kita untuk menikmati listrik masih belum bisa diberikan secara maksimal. Belum lagi alat elektronik kami banyak yang rusak, CPU komputer saya saja dua unit jebol. Apakah PLN mau ganti, tentu tidak kan, karena saya juga sudah pernah menanyakan hal itu kepada pihak PLN. Dan mereka menjawab seperti apa yang saya katakan tadi, tidak bisa mengganti. Mereka enak punya tunjangan, lah kita. Udah membayar, barang elektronik rusak karena sering listrik padam,” ungkap Lisa, Selasa (5/4/2016).
Maka dari itu, Senin (4/4/2016) warga mendatangi kantor PLN Talang Padang untuk meminta kejelasan tentang masih sering terjadinya pemadaman listrik dan segala macamnya. “Masyarakat awam, tapi jangan mau dibodohi. Dan Tanggamus masyarakatnya diam, tapi bukan berarti kita tidak bisa menuntut hak. Ini baru pertama kalinya terjadi di Tanggamus,” tegasnya.
Menanggapi hal itu, Manager PLN Rayon Talang Padang Yordan mengakui jika memang pemadaman listrik masih sering terjadi. Hal itu dikarenakan saat ini sedang ada gangguan di PLTU Tarahan, dan sedang dalam proses perbaikan. Jadi, sekiranya masyarakat harap bersabar saja. Sementara mengenai permasalahan adanya kompensasi, pihak PLN sudah melakukan pemberitahuan melalui papan pengumuman yang dipasang disekiar area kantor PLN. Adapun baru tahu saat ini setelah adanya pertemuan, maka tidak jadi masalah.
“Kalau untuk petugas kami yang kurang sopan, maka nanti akan kami berikan teguran kepada yang bersangkutan. Intinya, kami ingin memberikan pelayanan yang terbaik kepada para pelanggan. Tapi ya dimohon juga untuk sekiranya bersabar, semua dalam proses perbaikan. Untuk token prabayar, bisa didapatkan di PPOB atau di minimarket seperti Alfa dan Indomaret yang ada disekitaran wilayah Talang Padang, Gunung Alip sekitarnya,” ujar Yordan dengan singkat dan berlalu pergi. (Ron/Mar)









