Harianpilar.com, Mesuji – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Mesuji memastikan siswa-siswi SMA/SMK/MA tingkat kelulusannya capai 100 persen. Optimis ini ditunjukkan karena persiapan menghadapi Ujian Nasional (UN) yang dilaksanakan mulai hari Senin sudah matang.
Kadisdikbud Mesuji Syamsudin, melalui Dikmen Joko Nurhedi, mengatakan tingkat keoptimisan ini tak lain dilihat dari berbagai persiapan siswa-siswi dalam menghadapi UN. Untuk itu, kita sagat optimis seluruh siswa-siswi yang mengikuti UN dapat lulus 100 persen. “Kita sagat optimis tingkat kelulusan baik siswa-siswi SD, SMP dan SMA dapat lulus 100 persen. Karena, sebelum menghadapi UN kita sudah perintahkan seluruh kepala sekolah dan dewan guru untuk mempersiapkan siswa-siswinya dalam menghadapi UN sebagai ujian penentu kelulusannya,” paparnya.
Dikatakan Joko, persiapan menghadapi UN mulai dilakukan siswa-siswi baik mengikuti les pripat, pra UN, dan ujian sekolah lainnya. Karena, persiapan UN sebagai ujian penentu sudah dilakukan oleh sekolah dan diikuti seluruh siswa-siswa. Artinya, siswa-siswi ini sudah siap menghadapi UN.
“Persiapan UN sudah matang, artinya bila dalam menghadapi UN siswa-siswi ini tidak lulus saat mengikutin UN tentunya bukan kesalahan sekolah dan itu mutlak siswa-siswi itu sendiri yang memang tidak belajar dengan giat. Sebab, berbagai upaya sudah dilakukan pihak sekolah agar tingkat kelulusan siswa dapat seratus persen,”tegasnya.
Lebih dalam dikatakan Joko, memang tingkat kelulusan ini sesuai passengrade atau ditentukan sekolah masing-masing. Tetapi angka tingkat kelulusan siswa-siswi ini harus mencapai 5,5 sesuai nasional. “Namun yang jelas, tingkat kelulusan kita sagat optimis seratus persen,”tukasnya.
Takhanya itu, Kepala Sekolah SMAN1 Mesuji Timur, Drs. Sudirman Simanjuntak, juga optimis bila seluruh siswa-siswi dapat lulus seratus persen. Sebab, Pelaksanaan UN tahun 2016 ini penuh intekgritas dan kejujuran menujupendidikan yang berkarakter.
Karena, Peserta didik ini dituntut untuk jujur dalam mengikuti UN, diharapkan menjadi dasar dalam pembentukan kepribadian siswa-siswi yang baik.
“Kalo masalah hasilnya, kelulusan sudah dipersiapkan sejak jauh hari sebelum pelaksanaan UN. Siswa-siswi dapat lulus seratus persen dengan passingrade 5,5 UN. Memang bila siswa-siswi ini tidak mencapai 5,5 maka siswa-siswi ini akan mengikuti ujian perbaikan dimata pelajaran yang tidak lulus,”jelasnya.
Memang lanjut Sudirman, ini ditentukan kelulusannya ditanggan sekolahnya masing-masing. “Tetapi bila memang tidak lulus maka dipersilahkan untuk mengikutin UN perbaikan sehingga nilai siswa-siswi ini dapat mencapai tingkat UN 5,5 sesuai standar nasional,” katanya. (Sandri/Mar)









