Harianpilar.com, Tanggamus – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotaagung, Tanggamus, belum memiliki lemari pendingin (Freezer) untuk penyimpanan stock darah. Direktur RSUD Kotaagung Dirhamsyah Rivai mengatakan, tahun ini sudah diusulkan ke pusat untuk bantuan pengadaan freezer. Karena keberadaannya termasuk sangat penting, dan memang seharusnya sudah memiliki freezer untuk rumah sakit type ‘C’ untuk menyimpan stock darah dari para pendonor.
“Ya kita upayakan lah untuk RSUD Kotaagung memiliki freezer khusus menyimpan stock darah. Tahun ini kita usulkan ke Pemerintah Pusat. Mudah-mudahan direalisasikan. Mengingat memang untuk harganya cukup tinggi,” kata Dirhamsyah, melalui telp genggamnya, Rabu (30/3/2016).
Ia menjelaskan, sebelum memasuki freezer, darah dari pendonor harus melalui alat penyeteril darah, agar darah benar-benar sehat dan bersih dari segala macam partikel yang tidak baik. Karena darah dari pendonor itu tidak bisa langsung di transfusi oleh penerima. Setelah darah steril, maka dimasukan ke dalam freezer untuk menjaga kesegaran darah.
“Jadi begitu darah diperlukan untuk transfusi, sudah siap. Dan juga sudah steril serta masih segar kondisinya. Jadi darah itu tidak langsung di transfusi langsung setelah dari pendonor,” jelasnya.
Kedepan RSUD Kotaagung memiliki freezer belum bisa dioperasikan. Hal itu lantaran, Kabupaten Tanggamus khususnya Kotaagung masih mengalami kendala pada tidak stabilnya tegangan listrik dari PT. PLN Kotaagung. Jika dipaksakan dioperasikan dengan kondisi tegangan listrik yang tidak stabil, maka akan merusak freezer.
“Freezer ini kan sifatnya sangat sensitif. Jadi tidak bisa digunakan dengan kondisi tegangan listrik yang tidak stabil seperti sekarang ini. Maka dari itu, diminta kepada pihak PLN untuk segera mungkin menjadi jalan keluar dari permasalahan tidak stabilnya tegangan listrik,” imbuhnya. (Ron/Mar)









