Harianpilar.com, Bandarlampung – Maraknya pemberitaan dugaan penyimpangan terhadap proyek normalisasi sungai tahun 2015 yang dikelola Dinas PU Kota Bandarlampung, mendorong Walikota Bandarlampung Herman HN didampingi Wakil Walikota Yusuf Kohar, melakukan peninjauan di beberapa lokasi proyek.
Di kesempatan itu, Herman HN memastikan jika sejumlah proyek normalisasi sungai tidak ada yang menyimpang dan sudah sesuai dengan ketentuan.
“Kita ke sini sebagai bukti, jadi tidak ada yang nilep ini kan barangnya ada. Kita terjun ke lapangan tadi ke Waykupang dan Wayketeguhan, melihat proyek normalisasi sungai dan pondasi atau talut ini ada. Supaya wartawan tahu, biar gak asal muat. Lihat di lapangan jadi pemberitaannya gak mengada-ada,” ujar Herman HN, saat meninjau Waykupang, Senin (14/3/2016).
Herman HN juga menyayangkan pemberitaan di media masa yang menyatakan Pemkot tidak menyentuh perbaikan drainase, sehingga menjadi salah satu penyebab banjir.
“Seharusnya melihat terlebih dahulu bagai mana kondisi di lapanngan, baru bisa memberikan kesimpulan sesuai temuan.Jangan hanya memberikan opini tanpa melihat apa yang terjadi dilapangan,” tegasnya.
Herman juga menantang para pewarta, untuk ikut turun ke lapangan bersama tim Pemkot, jika dirasa belum puas terhadap kondisi proyek tersebut.
“Ini proyek 2015 dengan panjang 1,1 Km menghabiskan Rp 9 miliar lebih, dananya untuk 10 sungai di kota Bandarlampung. Kita lihat di lima sungai, kalau mau lanjut ke 10 sungai boleh ayo, tapi dengan tim saya ya, saya gak ikut,” tandasnya. (Putri/JJ)









