Harianpilar.com, Tanggamus – Kepala Dinas Pendidikan dan Budaya (Disdikbud) Tanggamus Anas Ansori menghimbau kepada para kepala sekolah yang ada di Bumi Begawi Jejama agar selalu mengkontrol realisasi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang dikucurkan oleh pemerintah.
“Jangan sampai, dana BOS yang diberikan dipergunakan untuk hal yang diluar dari ketentuan yang ada, sesuai dengan juknisnya. Yang berujung pada terlibatnya oknum kepala sekolah dengan hukum. Saya tidak ingin mendengarnya,” kata Anas, saat memberikan sambutan pada acara pelantikan 22 Kepala Sekolah Dasar (SD) yang ada di Kecamatan Semaka, di Aula Disdikbud, setempat, Rabu (2/3/2016).
Seorang kepala sekolah, lanjutnya, harus menjadi pemimpin yang amanah, memiliki dedikasi yang tinggi terhadap pekerjaannya sebagai pimpinan di sekolah yang dipimpinnya. Terutama dalam hal pengelolaan dana. Apapun itu bentuk bantuan dananya, baik dari pemerintah daerah, Provinsi Lampung dan pusat. Semua harus dilakukan secara transparan.
“Ya intinya, kepala sekolah itu dituntut untuk berjiwa kewirausahaan. Mampu mengatur keuangan sekolah, menyalurkan bantuan, penanganan rehabilitasi sekolah, penyediaan perlengkapan penunjang belajar anak muridnya,” ucap Anas.
Selain itu juga, sebagai kepsek yang memiliki tanggung jawab penuh dalam hal mengatur sekolah yang dipimpinnya. Juga dituntut untuk memberikan kenyamanan pada siswa dan tenaga guru lainnya. Seperti, lingkungan sekolah haruslah terjaga, baik dari segi kerapihan, kebersihan dan kenyaman lingkungan sekitar sekolah. Yang mana dalam menciptakan lingkungan nyaman, para guru dan staf sekolah lainnya pun turut serta membantunya.
“Jadi saling membantulah, bukan berarti tanggung jawab kepsek sepenuhnya. Yah, menciptakan keamanan dan kenyamanan dilingkungan sekolah juga merupakan salah satu faktor penting yang harus dilakukan. Karena dampak positifnya banyak sekali, dimana anak didik kita bisa terhindar dari pengaruh buruk yang ada diluar lingkungan sekolah,” terangnya.
Sehingga, sambung Anas, mampu menghasilkan anak didik yang cerdas, berprestasi dan siap menghadapi dunia kerja yang semakin ketat. Dan sudah tentu akan menjadi penerus bangsa yang handal.”Mari dari sekarang, kita tingkatkan kinerja agar mampu menghasilkan anak anak generasi penerus bangsa yang handa, cerdas dan mampu bersaing ditengah ketatnya dunia kerja sekarang ini,” tukasnya. (Ron)









