oleh

Zainuddin Siap Lanjutkan Program Kherlani

Harianpilar.com, Lampung Selatan – Bupati Lampung Selatan (Lamsel) terpilih Zainuddin Hasan, menilai penetapan exit tol Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Lamsel harus sesuai dengan potensi yang ada. Sebab, jika tidak sesuai penetapan exit tol ini, akan berdampak terhadap tidak berkembangnya daerah yang dilintasi.

Selain itu, Zainuddin juga berharap kepada seluruh pejabat Pemkab Lamsel untuk berdomisili di Kabupaten Lamsel.

“Jalan tol itu dibangun, harus memiliki nilai tambah untuk daerah dan membawa manfaat. Dan kita (Pemkab Lampung Selatan) mempunyai hak untuk merumuskan itu bersama Bina Marga. Inilah pertanyaan saya, apakah sudah ada pembahasan untuk exit tol itu,” tegas Zainuddin, saat diawancarai awak media usai menghadiri kegiatan silaturahmi bupati dan wakil bupati terpilih bersama jajaran pejabat eselon II dan III Pemkab Lampung Selatan, di Aula Rajabasa, Senin (15/2/2016).

Menurut Zainuddin, dirinya bersama Nanang Ermanto, memiliki visi-misi yang sama dengan Pj Bupati Lamsel Kherlani, dalam membangun Lamsel.

“Apa yang disampaikan pak Kherlani itu sama dengan visi misi kita,” pungkasnya.

Dijelaskannya,  untuk infrastruktur dirinya menargetkan dalam jangka waktu kurang lebih 3 tahun kondisi jalan hingga ke plosok-plosok desa sudah akan layak jalan.

“Target kami 3 tahun sudah layak jalan, ini menjadi fokus utama. Karena kalau setahun rampung, itu tidak mungkin karena kita bukan “aladin” (film aladin kisah 1001 malam-red),” tambahnya.

Zainuddin juga meminta, setelah dirinya resmi menjadi bupati Lamsel nanti,  meminta kepada seluruh pejabat untuk siap siaga dan tinggal di ibu kota Lamsel Kalianda.  Hal tersebut dilakukan agar seluruh permasalahan yang menyangkut pelayanan masyarakat Lamsel dapat segera diketahui dan diselesaikan.

“Kalau pejabatnya ada di Kalianda maka setiap permasalahan akan segera ditindak lanjuti,” katanya.

Dia juga menambahkan,  dirinya berjanji akan merangkul seluruh lapisan masyarakat Lamsel  untuk membuat perubahan Kabupaten Lamsel.

“Yang jelas saya meminta kepada seluruh pejabat harus benar-benar bekerja dan tidak ada dusta antara kita serta harus disiplin, ” tambahnya.
Zainuddin juga memastikan dirinya akan memungsikan Wakilnya Nanang Ermanto dalam menjalankan roda pemerintahan di Lamsel.

“Wakil bupati tidak akan saya simpan, nanti busuk. Semula Nanang Ermanto tidak mau menjadi calon wakil bupati Lampung Selatan mendampingi saya, tapi karena dipaksa maka dia mau mendampingi saya,” jelasnya.

Sementara itu,  Pj Bupati Lampung Selatan H Kherlani minta kepada para pejabat di lingkungan untuk mendukung bupati dan wakil bupati Lampung Selatan terpilih yaitu Zainudin Hasan dan Nanang Ermanto yang akan dilantik pada tanggal 17 Februari yang akan datang , karena selama 5 tahun ke depan akan menentukan arah dan kebijakan untuk kesejahteraan kemakmuran masyarakat Lampung Selatan.

Menurut Kherlani, di Lampung Selatan darurat infrastruktur oleh karena itu harus memprioritaskan pembangunan infrastruktur, terutama Kota Kalianda. Selain itu Kota Kalianda tidak mempunyai Master Plant dan sekarang sudah dibuat, pada tahun 2016 ini akan diajukan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Selatan untuk dibahas dan disahkan. (Saipul/Juanda)